Miro Petric Hengkang dari Persib: Arsitek Fisik di Balik Tiga Gelar Beruntun Pamit
Baca dalam 60 detik
- Pelatih fisik asal Kroasia, Miro Petric, memilih tidak memperpanjang kontrak bersama Persib Bandung setelah dua musim mengabdi.
- Petric menjadi figur kunci dalam menjaga kebugaran pemain Maung Bandung, berkontribusi pada tiga gelar juara Liga 1 secara beruntun.
- Kepergiannya meninggalkan celah di tim kepelatihan Bojan Hodak, menuntut manajemen mencari pengganti yang setara.

Miro Petric, pelatih fisik yang menjadi salah satu arsitek di balik dominasi Persib Bandung dalam tiga musim terakhir, memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja samanya dengan klub berjuluk Maung Bandung tersebut. Keputusan itu diumumkan pada akhir Juni 2026, menandai berakhirnya pengabdiannya sejak bergabung pada musim 2023/2024.
Petric adalah sosok pertama yang direkrut oleh pelatih kepala Bojan Hodak saat ia mulai menangani Persib. Selama dua musim, ia bertanggung jawab membangun fondasi fisik tim yang memungkinkan skuad Pangeran Biru tampil konsisten di tengah jadwal padat Liga 1 dan kompetisi internasional. Hasilnya, Persib berhasil mempersembahkan tiga gelar juara liga secara beruntun—sebuah pencapaian yang dinilai sebagai salah satu era terbaik dalam sejarah klub.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi Petric. “Miro telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi perjalanan Persib dalam beberapa musim terakhir. Dengan dedikasi, disiplin, dan profesionalismenya, ia turut membantu menjaga performa dan kebugaran para pemain sehingga tim mampu tampil kompetitif di berbagai kompetisi,” ujar Adhitia dalam pernyataan resmi.
Dalam kesehariannya, Petric bekerja erat dengan seluruh staf kepelatihan, termasuk Goran Paulic, Igor Tolic, Yaya Sunarya, serta pelatih kiper Luizinho Passos, Mario Jozic, dan I Made Wirawan. Sinergi ini, menurut manajemen, menciptakan lingkungan profesional yang menjadi fondasi penting bagi perkembangan performa tim. Kepergian Petric tentu meninggalkan celah yang tidak mudah diisi, mengingat perannya yang krusial dalam menjaga kebugaran pemain sepanjang musim.
Manajemen Persib meyakini bahwa jejak pengabdian Petric akan selalu dikenang sebagai bagian dari kesuksesan klub. “Kami mendoakan yang terbaik untuk Miro Petric dalam perjalanan karier berikutnya. Semoga kesuksesan selalu menyertai setiap langkahnya. Hatur nuhun atas seluruh dedikasi dan kontribusinya untuk Persib,” tutup Adhitia.
Kepergian Petric menjadi tantangan tersendiri bagi Persib dalam mempertahankan konsistensi prestasi. Siapa yang akan mengisi posisi vital ini? Manajemen disebut akan segera bergerak mencari pengganti yang mampu melanjutkan warisan fisik yang telah dibangun.



