Portugal Vs Colombia: Martinez Yakin Tim Siap Meski Badai Florida Ganggu Persiapan
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Portugal Roberto Martinez mengklaim timnya sudah melakukan 13 sesi latihan di Miami sejak Maret untuk beradaptasi dengan cuaca dan lapangan, meskipun badai Florida sempat mengganggu.
- Laga melawan Colombia akan menjadi ujian pertama Portugal sebagai tim tamu karena basis suporter Colombia yang besar di Miami, dengan tiket dilaporkan terjual hingga ribuan dolar.
- Hasil pertandingan menentukan jalur Portugal di fase gugur: finis kedua berpotensi mempertemukan mereka dengan Inggris atau Kroasia.

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, dengan tegas membantah kekhawatiran mengenai kesiapan timnya menghadapi laga penentu grup melawan Colombia pada Sabtu (28/6) di Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa persiapan yang dimulai sejak Maret telah membuat timnya 'sempurna siap' meskipun badai Florida sempat mengganggu jadwal latihan.
"Kami sudah mempersiapkan pertandingan melawan Colombia sejak Maret. Kami telah menjalani 13 sesi latihan di Miami untuk beradaptasi dengan cuaca," ujar Martinez dalam konferensi pers di Miami, Jumat (27/6). Ia menambahkan bahwa para pemain sudah siap menghadapi tantangan fisik bermain di stadion dan lapangan yang berbeda dari Eropa. "Itulah yang kami lakukan, kami telah bersiap sejak hari pertama tiba di Amerika Serikat."
Martinez mengakui bahwa Portugal akan menghadapi pertandingan 'tandang' yang sesungguhnya karena basis suporter Colombia yang besar di Miami. Tiket pertandingan dilaporkan terjual dengan harga ribuan dolar. "Saya harus membeli tiket untuk keluarga saya pada November," canda Martinez. "Itu artinya, karena saya tahu akan sulit mendapatkan tiket."
Meskipun Colombia sudah memastikan tempat di fase gugur, Martinez menegaskan bahwa ia tidak akan memikirkan jalur turnamen. "Jika ini Piala Dunia pertama saya, saya akan menjawab 'ya' karena Anda tidak berpengalaman dan mencoba merencanakan perjalanan untuk setiap skenario. Tapi Anda sadar itu tidak realistis," katanya. "Saya percaya fokus harus memenangkan setiap pertandingan, lupakan lawan berikutnya, dan hormati lawan. Jika Anda ingin memenangkan Piala Dunia, Anda harus mengalahkan semua orang."
Martinez memperingatkan bahwa Colombia asuhan Nestor Lorenzo akan memberikan tantangan taktis yang berbeda. "Mereka memiliki pemain seperti James Rodriguez, Luis Suarez, dan Luis Diaz... Mereka melakukan transisi dengan baik dan sangat cepat. Mereka bekerja sebagai tim, memiliki kejelasan taktis. Ada kualitas pada pemain dan mereka senang menjadi bagian dari tim nasional," ujarnya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik karena menunjukkan bagaimana tim besar seperti Portugal harus beradaptasi dengan kondisi non-ideal. Pengalaman Portugal menghadapi badai dan tekanan suporter lawan bisa menjadi pelajaran bagi Timnas Indonesia yang kerap menghadapi kendala serupa saat berlaga di kandang lawan. Pertandingan ini juga menyoroti pentingnya persiapan jangka panjang, sesuatu yang mulai diterapkan PSSI dalam program naturalisasi dan pemusatan latihan.
Pertanyaan besarnya: akankah Portugal mampu mengatasi tekanan suporter Colombia dan meraih kemenangan untuk menghindari jalur sulit di fase gugur? Atau justru Colombia yang akan menunjukkan kelasnya sebagai tim yang sudah pasti lolos?



