Banjir Rekrutan Anyar di Lini Tengah, Mimpi Archie Gray Jadi Kapten Tottenham Sirna?
Baca dalam 60 detik
- Tottenham dikabarkan siap mendatangkan Sandro Tonali dan Mateus Fernandes dengan total biaya transfer mencapai ยฃ185 juta.
- Kedatangan dua gelandang top itu diprediksi akan mengubur peluang Archie Gray, yang sempat disebut sebagai calon kapten masa depan klub.
- Gray nyaris tak mendapat menit bermain di bawah Roberto De Zerbi pada akhir musim lalu, menandakan posisinya semakin terpinggirkan.

Rencana Tottenham Hotspur untuk merekrut Sandro Tonali dan Mateus Fernandes di bursa transfer musim panas ini mengancam masa depan Archie Gray, gelandang muda yang sebelumnya disebut-sebut sebagai calon kapten klub. Dengan banderol masing-masing ยฃ100 juta dan ยฃ85 juta, dua nama itu diyakini akan menyegarkan lini tengah Spurs yang dinilai kurang dinamis musim lalu.
Perombakan skuad Tottenham tak lepas dari situasi yang bergejolak dalam setahun terakhir. Sejak Thomas Frank diangkat setahun lalu, klub telah berganti tiga pelatih. Era Igor Tudor nyaris berujung degradasi, sebelum Roberto De Zerbi datang dan menyelamatkan tim. Kini, De Zerbi mendapat keleluasaan untuk membangun ulang skuad sesuai keinginannya.
Masalah terbesar Tottenham musim lalu adalah lini tengah yang monoton. Cedera ACL James Maddison membuat tim kehilangan kreativitas. Conor Gallagher yang didatangkan pada Januari, meski menjadi pemain dengan gaji tertinggi, gagal memberikan dampak signifikan. Ia, bersama Yves Bissouma, Rodrigo Bentancur, Pape Matar Sarr, Joao Palhinha, dan Archie Gray, dinilai kurang mampu mengalirkan bola ke lini depan.
Kombinasi Tonali dan Fernandes diyakini akan memberikan keseimbangan yang hilang. Tonali, 26 tahun, disebut agennya Beppe Riso sebagai "salah satu gelandang terbaik dunia". Sementara Fernandes, yang baru berusia 21 tahun, mencatatkan statistik impresif: teratas untuk intersep, penguasaan bola yang dimenangkan, dan duel bertahan di antara pemain U-21 di tujuh liga top Eropa, serta peringkat kedua untuk umpan progresif. Performanya membuatnya kerap dibandingkan dengan Declan Rice.
Namun, kabar baik bagi tim ini menjadi petaka bagi Archie Gray. Gelandang berusia 20 tahun yang direkrut dari Leeds United seharga ยฃ30 juta itu sempat dijuluki "Declan Rice muda" oleh Duncan Alexander dari The Athletic. Harry Redknapp bahkan menyebutnya sebagai "kapten masa depan" Tottenham. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain.
Sejak De Zerbi mengambil alih, Gray nyaris tak mendapat kesempatan. Ia hanya menjadi pemain cadangan yang tak dimainkan dalam empat dari lima pertandingan terakhir liga, melawan Wolves, Aston Villa, Leeds, dan Chelsea. Ketidakpercayaan pelatih di momen krusial musim lalu menjadi sinyal kuat bahwa masa depannya di Tottenham suram.
Gray memang bisa bermain di beberapa posisi, termasuk bek kanan, namun posisi aslinya sebagai gelandang jarang ia tempati. Inkonsistensi dan minimnya menit bermain membuat perkembangannya terhambat. Dengan masuknya dua gelandang bintang, peluangnya untuk menembus tim utama semakin tipis. Mimpi menjadi kapten Tottenham, yang sempat digadang-gadang, kini berada di ujung tanduk.
Jika Tottenham benar-benar merealisasikan transfer Tonali dan Fernandes, bukan tidak mungkin Gray harus mencari klub lain untuk menyelamatkan kariernya. Pertanyaannya, akankah manajemen Spurs meminjamkannya atau justru melepasnya secara permanen?



