Buru Bek Muda Toulouse, Crystal Palace Pegang Kunci Negosiasi
Baca dalam 60 detik
- Crystal Palace telah membuka pembicaraan dengan agen Charlie Cresswell, bek tengah Toulouse yang menjadi incaran utama untuk menggantikan Marc Guehi dan mengantisipasi kepergian Maxence Lacroix.
- Keunggulan Palace terletak pada prioritas Cresswell yang ingin bermain di Premier League, membuat Rennes yang juga berminat harus gigit jari.
- Dengan dana segar dari potensi penjualan Lacroix (ยฃ47 juta), Palace diyakini mampu memenuhi banderol Toulouse yang diperkirakan sekitar ยฃ26 juta.

Crystal Palace bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan membuka negosiasi untuk merekrut Charlie Cresswell, bek tengah Toulouse yang juga menjadi incaran Rennes. Klub asal London selatan itu diyakini memiliki keunggulan signifikan: sang pemain lebih memilih kembali ke Inggris Raya.
Kepergian Marc Guehi yang tak kunjung digantikan sejak Januari lalu, ditambah rumor kepindahan Maxence Lacroix ke Chelsea, membuat Palace butuh amunisi baru di lini belakang. Lacroix, yang tengah membela Prancis di Piala Dunia, diperkirakan akan dilego sekitar ยฃ47 juta. Dana tersebut menjadi modal utama Palace untuk bergerak di pasar pemain.
Cresswell, 23 tahun, mencuri perhatian bersama Toulouse di Ligue 1 musim lalu. Ia mencatatkan tiga gol dan dua assist dalam 29 penampilan, serta menjadi pemain terdepan dalam hal sapuan (6,1 per 90 menit) dan blok (1,1 per 90 menit) di skuadnya. Scout Jacek Kulig sebelumnya memuji penampilannya di Kejuaraan U-21 Eropa sebagai "luar biasa".
Menurut jurnalis Sky Sports Sacha Tavolieri, prioritas utama Cresswell adalah pindah ke Premier League. Hal ini menjadi kartu truf Palace di tengah persaingan dengan Rennes. Pelatih Pierre Sage, yang juga akrab dengan formasi tiga bek seperti yang digunakan Oliver Glasner, diperkirakan akan langsung memainkan Cresswell sebagai starter jika Lacroix hengkang.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Palace ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub Premier League memanfaatkan dana segar dari penjualan pemain untuk merekrut talenta muda potensial. Model bisnis seperti ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Liga Indonesia yang mulai gencar melepas pemain ke luar negeri. Jika Cresswell sukses di Palace, ia akan menjadi contoh lain pemain Inggris yang kembali bersinar setelah merantau ke liga lain.
Dengan skema 3-4-2-1 yang kemungkinan besar tetap dipertahankan, Cresswell yang bertumpu pada kaki kanan bisa ditempatkan di sisi kanan atau sebagai bek tengah. Statistiknya yang unggul dalam penguasaan bola dan kemampuan bertahan membuatnya layak menjadi suksesor Lacroix. Pertanyaan selanjutnya: akankah Palace mampu menyelesaikan kesepakatan sebelum bursa transfer ditutup, atau justru Rennes yang mencuri kesempatan?



