Antonelli Puncaki Latihan Perdana GP Austria, Rival Terkendala Teknis
Baca dalam 60 detik
- Pembalap Mercedes Kimi Antonelli menjadi yang tercepat di sesi latihan pertama GP Austria, unggul tipis dari rekan setimnya George Russell.
- Red Bull dan McLaren mengalami masalah keandalan, dengan Max Verstappen mengeluhkan getaran rem dan Lando Norris kehilangan waktu karena hidrolik.
- Ferrari menurunkan pembalap cadangan Dino Beganovic, sementara Sergio Perez memicu bendera merah di akhir sesi.

Pemuncak klasemen Formula One musim ini, Kimi Antonelli, langsung menunjukkan dominasinya di sesi latihan pertama Grand Prix Austria, Jumat (26/6). Pembalap muda asal Italia itu mencatat waktu tercepat di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, mengungguli rekan setimnya di Mercedes, George Russell, yang hanya terpaut 0,040 detik.
Sesi yang berlangsung di bawah cuaca cerah itu justru diwarnai serangkaian masalah teknis yang menimpa sejumlah tim besar. Red Bull, yang berlaga di kandang sendiri, harus menghadapi kendala pada mobil Max Verstappen. Juara dunia empat kali itu mengeluhkan getaran hebat saat pengereman. Sementara itu, mobil Isack Hadjar harus menjalani pergantian mesin mendadak sehingga ia baru bisa turun lintasan setelah 35 menit sesi berlangsung.
Manajer tim Red Bull, Laurent Mekies, mengakui awal yang sulit bagi timnya. "Kami mengalami masalah mesin pada mobil Isack sebelum sesi dimulai, sehingga kami harus mengganti mesinnya dengan sangat terlambat. Lalu pada Max, kami juga menghadapi masalah perangkat lunak yang membuatnya terhambat di garasi," ujarnya.
McLaren juga tak luput dari masalah. Juara dunia bertahan Lando Norris baru bisa melaju setelah 45 menit pertama karena mobilnya bermasalah dengan sistem hidrolik. Rekan setimnya, Oscar Piastri, yang finis ketiga, juga mengeluhkan rem yang kurang optimal. Sementara itu, Ferrari menurunkan pembalap Formula 2, Dino Beganovic, untuk menggantikan Charles Leclerc pada sesi tersebut. Beganovic menempati posisi kesembilan.
Menjelang akhir sesi, Sergio Perez yang membalap untuk Cadillac harus menghentikan mobilnya di tanjakan, memicu bendera merah dengan sisa waktu satu menit. Akibatnya, sesi dihentikan lebih awal dan para pembalap kehilangan kesempatan melakukan latihan start. Insiden lain terjadi di garasi Haas, ketika pembalap pengganti Ryo Hirakawa dari Jepang kelebihan kecepatan saat masuk pit dan menabrak seorang mekanik. Beruntung, tidak ada korban luka serius.
Bagi penggemar Formula One di Indonesia, performa Antonelli yang konsisten menjadi sorotan. Pembalap berusia 19 tahun itu telah memenangi lima dari tujuh seri musim ini dan unggul 41 poin dari Lewis Hamilton yang kini membela Ferrari. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin Antonelli akan menjadi juara dunia termuda dalam sejarah F1, menggeser rekor Sebastian Vettel. Pertanyaannya, mampukah Red Bull dan McLaren memperbaiki keandalan mobil mereka untuk menghentikan laju Mercedes di balapan utama akhir pekan ini?



