Kasabian Tunda Album Baru, Rilis Single 'Superpowers' sebagai Pelipur Lara
Baca dalam 60 detik
- Band rock asal Inggris, Kasabian, memundurkan perilisan album kedelapan mereka 'Act III' dari Juli ke September 2025 demi penyempurnaan.
- Sebagai kompensasi, mereka merilis single funk 'Superpowers' yang terinspirasi Snoop Dogg dan dibintangi aktor Stephen Graham.
- Album baru ini diharapkan melanjutkan rekor tujuh album sebelumnya yang sukses memuncaki tangga lagu Inggris.

Kasabian memundurkan perilisan album terbaru mereka, Act III, dari 17 Juli menjadi 4 September 2025, dengan alasan ingin memastikan setiap detail terdengar sempurna sebelum dirilis ke publik.
Album yang menjadi penerus Happenings (2024) ini sengaja ditunda dua bulan setelah band melakukan serangkaian penyesuaian akhir. Dalam pernyataan resmi, mereka menyebut proses tersebut sebagai 'operasi terakhir' agar karya itu layak didengar sepanjang masa. Keputusan ini menunjukkan betapa seriusnya Kasabian menjaga kualitas di tengah persaingan industri musik yang kian ketat.
Meski album tertunda, Kasabian tidak membiarkan penggemar kecewa. Mereka merilis single anyar bertajuk Superpowers, sebuah lagu bernuansa G-funk yang segar dan eksperimental. Lagu ini menjadi pelengkap dua singel sebelumnya, Hippie Sunshine dan Great Pretender, yang sudah lebih dulu diperkenalkan.
Vokalis Serge Pizzorno mengungkapkan bahwa Superpowers adalah lagu yang paling mewakili visi sonik di kepalanya. Ia ingin menciptakan sesuatu yang belum pernah didengar sebelumnya, seperti saat ia pertama kali mendengar Doggy Style milik Snoop Dogg di mobil temannya. 'Saat merekam Superpowers, untuk pertama kalinya saya merasa suara yang ada di kepala saya benar-benar keluar dari speaker,' ujar Pizzorno.
Video musik Superpowers juga menjadi sorotan. Disutradarai dengan konsep rekaman audisi, video tersebut menampilkan Stephen Graham yang memerankan karakter berdasarkan lirik lagu. Pizzorno mengaku terinspirasi oleh rekaman audisi yang memperlihatkan performa mentah seorang aktor. 'Bekerja dengan Stephen Graham, salah satu aktor terbaik Inggris, adalah suatu kehormatan. Ia membawa lagu ke dimensi baru dan memberi makna lebih dalam pada lirik,' tambahnya.
Bagi penggemar di Indonesia, penundaan album ini mungkin terasa mengecewakan. Namun, perilisan Superpowers bisa menjadi hiburan sambil menunggu album penuh. Lagu-lagu Kasabian kerap menjadi favorit di platform streaming lokal, dan gaya musik mereka yang khas—perpaduan rock alternatif dengan elemen elektronik—memiliki basis pendengar setia di Tanah Air.
Kasabian juga tengah bersiap untuk musim festival yang padat, termasuk konser utama di Finsbury Park, London, pada 4 Juli yang sudah habis terjual. Mereka akan tampil bersama Louis Dunford, Razorlight, The K’s, Miles Kane, dan SOFY. Konser ini bisa menjadi ajang uji coba materi baru sebelum album resmi dirilis.
Dengan rekam jejak tujuh album berturut-turut yang memuncaki tangga lagu Inggris, Act III memiliki ekspektasi tinggi. Akankah album ini mampu mempertahankan tradisi tersebut? Atau justru penundaan ini menjadi bumerang di tengah industri musik yang bergerak cepat? Publik akan menanti jawabannya pada September mendatang.



