Polri Resmikan Polresta IKN dan Empat Polres Baru, Delapan Lainnya Naik Status
Baca dalam 60 detik
- Polri membentuk Polresta khusus di Ibu Kota Nusantara serta empat Polres Tipe D di sejumlah daerah terpencil.
- Delapan Polres Tipe D ditingkatkan statusnya menjadi Polresta untuk memperkuat pelayanan dan keamanan di wilayah berkembang.
- Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi organisasi Polri yang juga mencakup mutasi 1.121 personel perwira.

Kepolisian Republik Indonesia resmi membentuk satuan kewilayahan baru di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, berupa Polresta khusus yang dipimpin oleh AKBP Supriyanto. Langkah ini diikuti dengan pembentukan empat Polres Tipe D di berbagai daerah serta peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa penyesuaian struktur organisasi ini merupakan respons terhadap dinamika perkembangan wilayah dan tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang semakin kompleks. "Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6).
Empat Polres Tipe D yang baru dibentuk berlokasi di Padang Lawas Utara (Sumatera Utara), Sumba Tengah (NTT), Konawe Kepulauan (Sulawesi Tenggara), dan Banggai Laut (Sulawesi Tengah). Sementara itu, delapan Polres yang dinaikkan statusnya menjadi Polresta meliputi Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah. Kenaikan status ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas operasional dan pelayanan di wilayah-wilayah dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang signifikan.
Kebijakan ini tidak berdiri sendiri. Sehari sebelumnya, Polri melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan terhadap 1.121 personel perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) melalui tujuh Surat Telegram yang diterbitkan pada 25 Juni 2026. Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier dan upaya meningkatkan profesionalisme institusi. "Mutasi dan promosi jabatan bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," katanya.
Pembentukan Polresta di IKN menjadi sorotan karena kawasan tersebut tengah bertransformasi menjadi pusat pemerintahan baru. Kehadiran satuan kepolisian yang lebih besar diharapkan mampu menjamin keamanan bagi para aparatur sipil negara, investor, dan masyarakat yang mulai beraktivitas di sana. Sementara itu, peningkatan status Polres di daerah-daerah seperti Karawang dan Gowa mencerminkan kebutuhan pengamanan di kawasan industri dan pusat pertumbuhan ekonomi.
Ke depan, efektivitas restrukturisasi ini akan teruji seiring dengan semakin padatnya aktivitas di IKN dan daerah-daerah penyangga. Apakah peningkatan status dan pembentukan satuan baru ini cukup untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang kian beragam?



