Australia vs Paraguay Perebutkan Tiket Kedua Grup D Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Australia melakukan enam perubahan starting XI untuk laga hidup mati melawan Paraguay, termasuk memanggil kembali Nestory Irankunda.
- Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin dan bersaing ketat untuk posisi runner-up grup, setelah Amerika Serikat memastikan diri lolos.
- Paraguay kehilangan Miguel Almiron akibat akumulasi kartu, sementara Australia harus bermain tanpa Jacob Italiano dan Mathew Leckie karena cedera.

Pertarungan sengit memperebutkan tiket kedua Grup D Piala Dunia 2026 akan tersaji di Santa Clara, California, Kamis (25/6) waktu setempat, saat Australia dan Paraguay saling berhadapan dalam laga yang dipastikan berjalan alot. Kedua tim saat ini mengoleksi poin yang sama dan hanya unggul selisih gol, membuat hasil pertandingan ini menjadi penentu siapa yang akan menemani Amerika Serikat ke babak berikutnya.
Pelatih Australia, Tony Popovic, melakukan perombakan besar di lini depan dengan enam perubahan dari susunan pemain sebelumnya. Nama yang paling menonjol adalah kembalinya Nestory Irankunda, pemain muda berbakat yang sempat absen. Irankunda akan berduet dengan Cristian Volpato menggantikan Mohamed Toure dan Nishan Velupillay yang dicadangkan. Langkah ini menunjukkan ambisi Popovic untuk menambah daya gedor timnya yang dinilai kurang tajam pada laga sebelumnya.
Di kubu Paraguay, pelatih Gustavo Alfaro juga tidak tinggal diam. Ia melakukan tiga perubahan, termasuk memasukkan Gabriel Avalos di lini depan menggantikan Isidro Pitta. Namun, pukulan telak datang dari absennya Miguel Almiron, bintang Newcastle United, yang harus menjalani skorsing akibat akumulasi kartu. Kehilangan Almiron jelas menjadi kerugian besar bagi Paraguay, mengingat perannya sebagai motor serangan.
Laga ini menjadi krusial karena Grup D sudah dipastikan dimenangkan oleh Amerika Serikat yang tampil dominan, sementara Turki telah tersingkir. Dengan demikian, hanya satu tempat tersisa di babak 16 besar. Baik Australia maupun Paraguay sama-sama memiliki peluang yang sama, dan tekanan mental akan menjadi faktor penentu. Bagi Australia, hasil imbang pun mungkin cukup jika selisih gol mereka lebih baik, namun Paraguay pasti akan bermain all-out untuk meraih kemenangan.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pertandingan ini menarik untuk disimak karena bisa menjadi gambaran kekuatan tim-tim Asia dan Amerika Selatan menjelang putaran final. Australia, sebagai wakil Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), menunjukkan bahwa persaingan di level dunia semakin ketat. Sementara Paraguay, dengan tradisi sepak bolanya yang kuat, selalu menjadi lawan tangguh. Hasil laga ini juga bisa menjadi referensi bagi Timnas Indonesia jika suatu saat berlaga di panggung serupa.
Pertandingan akan berlangsung di Levi's Stadium, markas San Francisco 49ers, yang dipastikan akan dipenuhi suporter dari kedua kubu. Dengan segala persiapan dan strategi yang sudah dirancang, mampukah Australia mengamankan tiket ke babak selanjutnya? Atau justru Paraguay yang akan menunjukkan taringnya dan melaju bersama Amerika Serikat? Semua akan terjawab dalam 90 menit pertandingan yang penuh gengsi ini.



