Pertarungan Dua Raksasa Serie A: Napoli dan Juventus Berebut Kiper di Bursa Transfer
Baca dalam 60 detik
- Napoli dan Juventus sama-sama membidik kiper Tottenham, Guglielmo Vicario, yang dihargai sekitar โฌ15 juta.
- Luciano Spalletti secara pribadi mengagumi Vanja Milinkovic-Savic, namun Napoli justru berniat menjualnya setelah semusim.
- Juventus mengendurkan minat pada Emiliano Martinez karena biaya transfer yang dianggap terlalu mahal.

Persaingan antara Napoli dan Juventus di bursa transfer musim panas ini kian memanas. Kedua klub raksasa Serie A itu kini saling berebut kiper yang sama: Guglielmo Vicario, penjaga gawang Tottenham Hotspur yang tengah tersingkir dari rencana utama klub London tersebut.
Menurut laporan Corriere dello Sport yang dikutip IlNapolista, Juventus tengah memantau situasi Vanja Milinkovic-Savic di Napoli dengan serius. Kiper asal Serbia itu dinilai cocok dengan sistem permainan Luciano Spalletti berkat kemampuannya dalam distribusi bola. Namun, Napoli justru mengambil keputusan mengejutkan: mereka siap melepas Milinkovic-Savic hanya setelah satu musim ia berseragam Partenopei.
Di sisi lain, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, telah mengidentifikasi Vicario sebagai kiper utama untuk era baru. Vicario, yang sebelumnya menjadi pilihan pertama di Tottenham, kini kehilangan tempat setelah kedatangan kiper baru. Spurs pun bersedia melepasnya dengan harga sekitar โฌ15 juta, dan bahkan terbuka untuk negosiasi lebih rendah mengingat kebutuhan mereka untuk menjual.
Kondisi ini menempatkan Napoli dan Juventus dalam persaingan langsung. Napoli melihat Vicario sebagai pilihan utama Allegri, sementara Juventus menganggapnya sebagai alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan target utama mereka, Emiliano Martinez. Pengejaran Juventus terhadap Martinez, kiper Aston Villa, dilaporkan mendingin dalam beberapa pekan terakhir karena biaya operasi yang dianggap terlalu tinggi mengingat keterbatasan finansial klub.
Bagi pengamat sepak bola Italia, situasi ini menarik karena kedua klub sama-sama dalam fase rekonstruksi di bawah mistar. Napoli, yang musim lalu tampil impresif, harus mencari pengganti yang sepadan. Juventus, yang tengah berbenah setelah beberapa musim kurang konsisten, juga membutuhkan kiper andal untuk membangun kembali pertahanan.
Di Indonesia, persaingan ini juga mendapat perhatian. Banyak penggemar Serie A yang mengikuti perkembangan bursa transfer, terutama karena Vicario dianggap sebagai kiper berkualitas yang bisa memperkuat lini belakang tim mana pun. Jika Vicario bergabung dengan Napoli atau Juventus, hal itu bisa memengaruhi persaingan di papan atas Liga Italia musim depan.
Ke depannya, keputusan Vicario akan menjadi kunci. Apakah ia akan memilih Napoli yang menawarkan proyek ambisius, atau Juventus yang memiliki sejarah panjang sebagai penguasa Serie A? Atau mungkinkah ada kejutan lain? Yang jelas, bursa transfer musim panas ini masih menyimpan banyak drama.



