Inter Alihkan Dana Gagal Beli Palestra ke Nico Paz, Siapkan €70 Juta
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan mengalihkan dana €50 juta yang semula untuk Marco Palestra ke target baru Nico Paz setelah pemain Italia itu memilih Chelsea.
- Dengan tambahan €20 juta dari penjualan Denzel Dumfries ke Real Madrid, Inter memiliki €70 juta untuk mendatangkan gelandang serang Argentina tersebut.
- Persaingan sengit dengan Como terjadi; Inter berharap kapten Lautaro Martinez bisa meyakinkan Paz di pemusatan latihan Timnas Argentina.

Inter Milan harus merelakan Marco Palestra yang memilih bergabung dengan Chelsea, namun dana yang sudah disiapkan untuk pemain sayap Italia itu tak akan menganggur. Klub asal Milan itu dikabarkan mengalihkan fokus ke Nico Paz, gelandang serang milik Real Madrid yang tengah bersinar di Serie A bersama Como.
Keputusan Palestra menerima tawaran Chelsea dengan nilai total €60 juta dan gaji dua kali lipat dari yang ditawarkan Inter membuat manajemen klub harus memutar otak. Padahal, Inter sudah menganggarkan €50 juta untuk pemain berusia 21 tahun tersebut musim panas ini. Namun, dengan kepergian Denzel Dumfries ke Real Madrid yang melepas klausul rilis sebesar €20 juta, Inter kini memiliki dana segar sekitar €70 juta sebelum menjual pemain lain.
Menurut laporan Corriere dello Sport, dana tersebut akan diarahkan untuk memboyong Nico Paz dari Real Madrid. Paz, yang baru saja dinobatkan sebagai pemain U23 terbaik Serie A musim 2025-26, telah menjadi incaran sejumlah klub besar. Real Madrid memiliki opsi pembelian kembali Paz dengan harga hanya €10-11 juta musim panas ini, dan diperkirakan akan mengaktifkannya untuk kemudian menjual sang pemain dengan banderol sekitar €60 juta.
Perebutan Paz tak hanya melibatkan Inter. Como, klub tempat Paz menghabiskan dua musim terakhir, juga ngotot mempertahankannya. Direktur olahraga Como, Carlalberto Ludi, sudah berada di Madrid untuk bernegosiasi dengan perwakilan Real Madrid. Como berharap Madrid menunda opsi pembelian hingga musim panas depan, dengan alasan nilai Paz bisa melonjak jika ia bermain di Liga Champions bersama Como asuhan Cesc Fabregas musim depan.
Inter menginginkan skenario sebaliknya: Madrid segera mengaktifkan klausul dan langsung menjual Paz ke Inter. Manajemen Inter berharap kapten tim, Lautaro Martinez, bisa menjadi juru runding saat keduanya bergabung dengan skuad Argentina di Piala Dunia 2026. Kehadiran rekan senegara di klub bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi Paz.
Jika Inter berhasil mengamankan Paz, langkah selanjutnya adalah menghentikan perburuan terhadap gelandang Liverpool, Curtis Jones. Artinya, prioritas utama Inter musim panas ini adalah merekrut pemain Argentina berusia 22 tahun tersebut. Dengan dana yang cukup dan potensi bantuan dari Martinez, peluang Inter untuk mendapatkan Paz terbuka lebar. Namun, Como dan Real Madrid masih menjadi penghalang yang harus dihadapi.
Keputusan Real Madrid menjadi kunci: apakah mereka akan memaksimalkan keuntungan jangka pendek dengan menjual Paz musim panas ini, atau menunggu nilainya semakin meroket? Bagi Inter, waktu terus berjalan, dan persaingan dengan Como semakin memanas.



