Claressa Shields Turun ke Kelas Menengah, Tantang Kaye Scott di Atlanta
Baca dalam 60 detik
- Claressa Shields akan bertarung di kelas menengah melawan juara WBC dan WBA Kaye Scott pada 15 Agustus di Atlanta.
- Pertarungan ini menjadi batu loncatan menuju duel yang sudah dijadwalkan melawan Lauren Price, juara Olimpiade asal Wales.
- Shields, petinju wanita paling berprestasi dalam sejarah, ingin memperluas pengaruh tinju wanita ke Atlanta setelah sukses di Detroit.

Claressa Shields, petinju wanita paling berprestasi sepanjang masa, akan turun dari kelas berat ke kelas menengah untuk menantang juara WBC dan WBA Kaye Scott pada 15 Agustus di State Farm Arena, Atlanta. Pertarungan ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi Shields, tetapi juga membuka jalan menuju duel besar melawan Lauren Price yang telah dijadwalkan sebelumnya.
Shields, yang telah menjadi juara dunia di lima divisi berbeda, akan menjadi wanita pertama yang menjadi bintang utama di arena berkapasitas 16.888 kursi tersebut. Bagi petinju berusia 31 tahun asal Amerika Serikat ini, setiap pertarungan adalah tentang warisan. "Pada titik ini dalam karier saya, setiap pertarungan adalah tentang warisan. Saya tidak mencari pertarungan mudah, saya memilih yang berarti," ujar Shields dalam pernyataannya.
Kaye Scott, petinju Australia yang memiliki rekor amatir gemilang, akan mempertahankan gelar kelas menengah yang diraihnya setelah mengalahkan Olivia Curry pada Desember lalu. Scott, yang kini berusia 42 tahun, dianggap sebagai lawan yang layak bagi Shields yang ingin kembali menjadi juara tak terbantahkan di kelas 160 pon.
Shields menegaskan bahwa pertarungan ini bukan sekadar perebutan gelar, melainkan bagian dari misi lebih besar untuk mengembangkan tinju wanita. "Atlanta mewakili peluang besar. Kami telah menunjukkan apa yang bisa dilakukan tinju wanita di Detroit. Kami telah menjual habis arena dan menciptakan momen yang diingat orang. Sekarang saatnya membawa energi yang sama ke Atlanta," tambahnya.
Di balik pertarungan ini, ada rencana besar untuk mempertemukan Shields dengan Lauren Price, peraih medali emas Olimpiade asal Wales. Pada April lalu, Price menandatangani kontrak dua pertarungan untuk menghadapi Shields. Promotor Ben Shalom mengungkapkan bahwa pertarungan pertama kemungkinan akan digelar di Amerika Serikat, dan yang kedua di Cardiff, baik di Stadion Cardiff City atau Kastil Cardiff, pada Juni tahun depan.
Bagi penggemar tinju di Indonesia, pertarungan ini menjadi sorotan karena menunjukkan bagaimana petinju wanita terus mendobrak batasan. Shields, yang juga dikenal karena prestasinya di MMA, menjadi inspirasi bagi banyak atlet muda di Asia, termasuk Indonesia, bahwa kesetaraan gender dalam olahraga semakin nyata. Dengan semakin populernya tinju wanita di Asia Tenggara, pertarungan ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan minat terhadap olahraga ini di kawasan.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Shields mampu mengalahkan Scott dengan meyakinkan, dan apakah duel melawan Price akan menjadi pertarungan terbesar dalam sejarah tinju wanita. Dengan ambisi Shields yang tak pernah padam, masa depan tinju wanita tampak semakin cerah.



