Olivia Rodrigo Buka Peluang Duet dengan Stevie Nicks di Festival Daisy Chain Fields
Baca dalam 60 detik
- Olivia Rodrigo menggelar festival khusus perempuan, Daisy Chain Fields, pada 29 Agustus di Irvine, California, dengan line-up penuh bintang termasuk Stevie Nicks.
- Dalam wawancara dengan Diane Sawyer, ia mengisyaratkan kemungkinan duet dengan Stevie Nicks, meski belum mau memberi kepastian.
- Seluruh keuntungan festival disumbangkan ke organisasi pemberdayaan perempuan, seperti Planned Parenthood dan National Womenโs Law Center.

Olivia Rodrigo memberi kode bahwa kolaborasi panggung dengan legenda Fleetwood Mac, Stevie Nicks, bisa terjadi di festival perdananya yang seluruhnya diisi oleh perempuan, Daisy Chain Fields. Dalam wawancara dengan Diane Sawyer di Good Morning America, penyanyi 23 tahun itu menjawab pertanyaan tentang kemungkinan duet dengan jawaban menggoda: "Mungkin kami akan mewujudkannya untukmu, Diane. Kita lihat saja. Tidak bisa memberi tahu terlalu banyak."
Festival yang digelar pada 29 Agustus di Great Park, Irvine, California, ini menjadi ajang yang dinanti-nantikan. Selain Stevie Nicks, deretan pengisi acara meliputi Chappell Roan, KATSEYE, Doechii, dan Karen O. Rodrigo mengungkapkan bahwa artis pertama yang dihubunginya untuk festival ini adalah Sarah McLachlan, yang ia sebut sebagai "pelopor sejati dan artis serta teman yang luar biasa."
Nama "Daisy Chain Fields" dipilih dengan makna mendalam. Rodrigo menjelaskan, "Saat membayangkan festival ini, saya punya gambaran tentang gadis-gadis duduk di bawah pohon, membuat rantai bunga aster atau mahkota bunga atau gelang persahabatan. Saya juga menyukai ide rantai bunga aster, bagaimana kita semua bisa menjadi mata rantai individu dalam rantai yang lebih besar dari individu."
Rodrigo menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan gerakan sosial. Dalam unggahan Instagram, ia menulis, "Saya sangat percaya bahwa kegembiraan, komunitas, dan musik bisa menjadi pendorong perubahan yang berarti." Seluruh keuntungan bersih dari penjualan tiket akan disalurkan ke sejumlah badan amal yang fokus pada kemajuan dan advokasi bagi perempuan dan anak perempuan.
Bagi penggemar di Indonesia, festival ini bisa menjadi inspirasi bahwa konser musik dapat menjadi platform untuk aksi sosial. Meski belum ada rencana perluasan ke Asia, antusiasme terhadap acara serupa di Tanah Air mungkin meningkat, mengingat popularitas Rodrigo yang besar di kalangan anak muda Indonesia. Presale tiket sudah dibuka di situs resmi festival.
Ke depannya, pertanyaan yang mengemuka adalah apakah festival ini akan menjadi agenda tahunan dan apakah akan menjangkau lebih banyak artis global. Dengan komitmen Rodrigo pada pemberdayaan perempuan, bukan tidak mungkin Daisy Chain Fields akan menjadi model bagi festival-festival lain yang mengusung misi serupa.



