Laurin Ulrich, Gelandang Jerman Keturunan Surabaya, Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Baca dalam 60 detik
- Staf Khusus Menteri Hukum mengonfirmasi gelandang VfB Stuttgart berusia 21 tahun itu memiliki garis keturunan dari Surabaya dan tengah dipertimbangkan untuk dinaturalisasi.
- Ulrich mencatat 33 penampilan di 2. Bundesliga musim lalu bersama FC Magdeburg, dengan kontribusi tiga gol dan tiga assist.
- Ketua PSSI Erick Thohir masih menunggu dokumen resmi sebelum memberikan pernyataan terkait rencana naturalisasi dua pemain diaspora dari Jerman dan Belanda.

Laurin Ulrich, gelandang muda VfB Stuttgart yang kini dipinjamkan ke FC Magdeburg, disebut-sebut sebagai kandidat terbaru pemain naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Kabar ini mencuat setelah Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, secara terbuka mengunggah foto Ulrich di media sosial dan menyebutnya sebagai pemain berbakat yang tengah diproses kewarganegaraannya.
Noor Korompot, yang akrab dengan proses hukum naturalisasi karena perpindahan status warga negara harus melalui Kementerian Hukum, mengungkapkan bahwa Ulrich memiliki garis keturunan Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur. "Nama Laurin Ulrich adalah pemain muda berbakat, yang digadang-gadang jadi pemain naturalisasi untuk Timnas Indonesia di 2026 ini," tulisnya di Instagram, Selasa (23/6/2026).
Lahir di Heidenheim, Jerman, pada 31 Januari 2005, Ulrich saat ini berusia 21 tahun dan berposisi sebagai gelandang. Musim lalu ia menjalani masa peminjaman di 1.FC Magdeburg yang berlaga di 2. Bundesliga, kasta kedua Liga Jerman. Dalam 33 penampilan liga dan tiga laga DFB-Pokal, ia mencatatkan tiga gol, tiga assist, serta tiga kartu kuning. Catatan ini menunjukkan produktivitas yang cukup menjanjikan untuk pemain seusianya.
Rencana naturalisasi Ulrich bukanlah satu-satunya. Noor Korompot sebelumnya juga mengabarkan bahwa setelah Luke Vickery dan Mitchell Baker, Timnas Indonesia akan menaturalisasi dua pemain diaspora lagi: satu dari Jerman dan satu dari Belanda. Ulrich memenuhi kriteria pemain dari Jerman tersebut. Namun, Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora RI, Erick Thohir, masih bersikap hati-hati. "Saya belum dapat black and white-nya. Kembali, saya tidak mau membuat statement sebelum saya mendapatkan black and white," ucap Erick Thohir menanggapi rumor tersebut.
Bagi sepak bola Indonesia, langkah naturalisasi pemain keturunan seperti Ulrich menjadi strategi untuk mempercepat peningkatan kualitas timnas. Dengan pengalaman bermain di kompetisi Eropa, khususnya Jerman yang terkenal dengan disiplin taktik dan fisik, Ulrich diharapkan bisa menambah kedalaman skuad Garuda di lini tengah. Namun, proses birokrasi dan verifikasi dokumen kewarganegaraan masih menjadi tantangan, seperti yang ditekankan oleh Erick Thohir.
Ke depan, publik menantikan kepastian dari PSSI dan Kemenkum terkait kelanjutan proses naturalisasi ini. Akankah Ulrich segera memperkuat Timnas Indonesia di ajang internasional, atau justru ada kendala administratif yang menghambat? Yang jelas, nama Laurin Ulrich kini resmi masuk dalam daftar calon pemain diaspora yang dinantikan pecinta sepak bola Tanah Air.



