Manchester United Mundur dari EFL Trophy Musim Depan, Fokus ke Liga Champions U-19
Baca dalam 60 detik
- Setan Merah memutuskan tidak mengikuti EFL Trophy dan National League Cup pada musim 2026-27 demi mengoptimalkan jadwal di UEFA Youth League.
- Keputusan ini diambil setelah tim utama lolos ke Liga Champions, sehingga akademi mendapat prioritas lebih tinggi dalam pengembangan pemain muda.
- Langkah ini membuka diskusi tentang keseimbangan antara kompetisi domestik dan Eropa bagi klub-klub Premier League.

Manchester United memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam EFL Trophy dan National League Cup pada musim 2026-27. Keputusan ini diambil seiring kembalinya tim utama ke Liga Champions, yang otomatis membuka akses bagi tim U-19 untuk berlaga di UEFA Youth League.
Menurut sumber internal klub, langkah ini dipicu oleh dua faktor utama: prioritas pada kompetisi Eropa dan pengelolaan jumlah pemain di fase pengembangan profesional yang lebih kecil dari biasanya. United hanya memiliki kelompok pemain transisi antara U-18 dan U-21 yang lebih terbatas, sehingga beban pertandingan perlu dikelola secara hati-hati.
Sejak 2019, United menjadi salah satu peserta EFL Trophy setelah kompetisi tersebut direformasi pada 2016 untuk mengakomodasi 16 akademi klub. Namun, partisipasi mereka kerap menuai kritik karena dianggap mengganggu perkembangan pemain muda. Musim lalu, United gagal lolos dari fase grup dan juga tersingkir dari National League Cup.
Pelatih U-21 kala itu, Travis Binnionโyang kini bergabung dengan staf senior Michael Carrickโsempat memuji kompetisi tersebut sebagai "pertandingan terbaik" pada November 2024. Namun, hasil di lapangan tidak mendukung: dari sepuluh laga yang dijalani sebelum Natal, United tidak mampu bersaing.
Keputusan ini menandai pergeseran strategi pengembangan pemain muda United. Dengan fokus pada kompetisi Eropa, klub berharap para pemain akademi mendapatkan pengalaman internasional yang lebih berharga. Namun, langkah ini juga memicu perdebatan: apakah mengorbankan kompetisi domestik demi turnamen Eropa adalah pilihan tepat?
Di sisi lain, negosiasi dengan Adam Lawrence untuk memperpanjang kontrak sebagai manajer U-21 masih berlangsung. Lawrence kembali ke United setelah sempat hengkang ke Newcastle, mengikuti promosi Binnion ke tim senior yang kini resmi setelah Carrick menandatangani kontrak dua tahun.
Bagi Indonesia, keputusan Manchester United ini relevan mengingat banyaknya penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti perkembangan akademi klub-klub Eropa. Langkah serupa juga bisa menjadi contoh bagi klub-klub Liga 1 yang mulai membangun akademi berstandar internasional: kapan harus memprioritaskan kompetisi regional versus global?
Ke depan, apakah United akan konsisten dengan strategi ini atau kembali ke EFL Trophy pada 2027-28? Keputusan tersebut akan menjadi indikator arah pengembangan pemain muda di Old Trafford.



