Newcastle Kebut Negosiasi Bek Toulouse untuk Antisipasi Bajakan Bayer Leverkusen
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United kembali membuka pembicaraan dengan Toulouse untuk merekrut Dayann Methalie, setelah Bayer Leverkusen ikut masuk dalam perburuan.
- Bek kiri berusia 20 tahun itu menjadi prioritas karena potensi kepergian Lewis Hall, yang dikabarkan berselisih dengan Eddie Howe.
- Jika gagal, Newcastle akan kembali mengalami frustrasi di bursa transfer seperti musim panas lalu, saat beberapa target dibajak Liverpool dan klub lain.

Newcastle United kembali memanaskan mesin negosiasi untuk mengamankan tanda tangan bek kiri Toulouse, Dayann Methalie, setelah muncul ancaman pembajakan dari Bayer Leverkusen. Langkah ini menjadi krusial mengingat The Magpies kerap kehilangan target di menit-menit akhir bursa transfer.
Menurut laporan TeamTalk, Newcastle telah menjalin komunikasi intensif dengan klub Ligue 1 itu sejak Januari. Namun, kehadiran Leverkusen yang baru menunjuk mantan pelatih Toulouse, Carles Martรญnez Novell, membuat situasi berubah. Novell dikenal sebagai sosok yang membesarkan nama Methalie di akademi klub, sehingga ia memiliki pengaruh besar dalam keputusan sang pemain.
Methalie, yang masih berusia 20 tahun, dinilai sebagai salah satu bek kiri muda paling menjanjikan di Eropa. Newcastle membutuhkan amunisi baru di posisi tersebut karena Lewis Hall dikabarkan tidak betah di St James' Park. Hall disebut berselisih dengan manajer Eddie Howe setelah gagal masuk skuad Timnas Inggris asuhan Thomas Tuchel. Manchester United pun dikabarkan siap menampung Hall jika ia hengkang.
Kegagalan Newcastle di bursa musim panas lalu menjadi pelajaran pahit. Mereka kehilangan Alexander Isak ke Liverpool, Hugo Ekitike dibajak klub yang sama, dan harus buru-buru mendatangkan Nick Woltemade serta Yoane Wissa. Musim ini, Anthony Gordon sudah resmi pindah ke Barcelona senilai ยฃ69 juta, sementara Sandro Tonali bisa menyusul meski tawaran Tottenham ยฃ75 juta ditolak.
Dengan dana segar dari penjualan pemain bintang, Newcastle seharusnya bisa bergerak lebih leluasa. Namun, keterbatasan aturan Financial Fair Play (SCR) tetap menjadi kendala. Meski demikian, Public Investment Fund (PIF) sebagai pemilik dikabarkan siap mendanai perombakan skuad besar-besaran, termasuk mendatangkan James Trafford dan Folarin Balogun.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kisruh Newcastle ini menarik karena menunjukkan betapa sengitnya persaingan klub-klub Premier League di bursa global. Jika Methalie gagal direkrut, Newcastle harus mencari alternatif lain di tengah tekanan waktu. Sementara itu, masa depan Lewis Hall menjadi teka-teki yang bisa mempengaruhi strategi transfer klub.
Akankah Newcastle akhirnya berhasil mengamankan Methalie sebelum Leverkusen bergerak lebih cepat? Ataukah sejarah pembajakan akan kembali terulang? Keputusan dalam beberapa hari ke depan akan menentukan arah revolusi skuad Eddie Howe.



