Zico Beri Peringatan untuk Brasil: Jepang Siap Menyulitkan
Baca dalam 60 detik
- Legenda Brasil Zico menyatakan dukungannya untuk Brasil saat melawan Jepang di Piala Dunia 2026, namun mengakui kekuatan Samurai Biru yang kini jauh lebih kompetitif.
- Jepang menunjukkan perkembangan pesat dengan 23 dari 26 pemainnya bermain di Eropa, serta kemenangan atas Brasil, Jerman, Spanyol, dan Inggris dalam beberapa tahun terakhir.
- Pertemuan ini menjadi yang kedua kalinya di Piala Dunia setelah 2006, saat Zico sendiri menjadi pelatih Jepang dan Brasil menang 4-1.

Legenda sepak bola Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada timnas Brasil menjelang pertemuan mereka dengan Jepang di Piala Dunia 2026. Meski mengaku akan tetap mendukung negara asalnya, Zico menilai Jepang bukan lagi lawan yang bisa diremehkan.
Dalam wawancara dengan FIFA, Zico menyebut bahwa Jepang telah mengalami transformasi besar sejak ia menangani tim tersebut pada Piala Dunia 2006. Kini, mayoritas pemain Jepang berkarier di liga-liga top Eropa, sebuah indikator peningkatan kualitas yang signifikan.
“Jepang kini berada di level yang lebih kompetitif. Pemain mereka banyak yang merumput di Eropa, seperti halnya pemain Brasil dan Amerika Selatan. Dari 26 pemain di skuad Piala Dunia, 23 bermain di Bundesliga, Serie A, atau Premier League,” ujar Zico.
Zico juga menyoroti aspek mental yang menjadi kunci kebangkitan Jepang. Menurutnya, tim asuhan Hajime Moriyasu kini mampu menghadapi tekanan dan bangkit saat tertinggal. “Dulu Jepang mudah goyah, sekarang mereka lebih tenang dan tahu cara mengelola pertandingan,” tambahnya.
Jepang sendiri telah menunjukkan taringnya di dua edisi Piala Dunia terakhir. Pada 2018, mereka sempat unggul 2-0 atas Belgia sebelum akhirnya kalah 2-3. Empat tahun kemudian, mereka memimpin lebih dulu melawan Kroasia namun harus tersingkir lewat adu penalti. Meski gagal ke perempat final, pencapaian itu membuktikan daya saing Jepang.
Bagi Indonesia, perkembangan Jepang menjadi cermin menarik. Negeri Sakura yang dulu tertinggal kini menjelma menjadi kekuatan Asia yang disegani. Dengan banyaknya pemain yang berkiprah di Eropa, Jepang menjadi bukti bahwa investasi jangka panjang pada pembinaan usia muda dan pengiriman pemain ke luar negeri bisa membuahkan hasil.
Pelatih Jepang saat ini, Hajime Moriyasu, adalah mantan pemain yang pernah berhadapan dengan Zico di J.League. Zico memuji kemampuan teknis dan kecerdasan taktik Moriyasu. “Dia gelandang yang punya kualitas, kini menjadi pelatih hebat,” puji Zico.
Pertandingan Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sengit. Zico menegaskan bahwa Jepang tidak akan gentar menghadapi tim mana pun. “Mereka sudah mengalahkan Brasil, Jerman, Spanyol, dan Inggris. Jepang benar-benar siap,” tutupnya.



