Gol Penalti Wagub Jabar Warnai Laga Persahabatan Persib Legends Vs TNI-Polri
Baca dalam 60 detik
- Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mencetak gol penalti ke gawang eks kiper Persib Dika Bayangkara dalam laga persahabatan di Sabuga ITB.
- Pertandingan yang digelar oleh Kasgartap II/Bandung ini mempertemukan unsur TNI, Polri, Forkopimda, dan legenda Persib era 80-90an sebagai ajang silaturahmi.
- Kegiatan ini direncanakan berlangsung rutin ke depan untuk memperkuat sinergi lintas institusi dan menjaga kebugaran para peserta.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan sukses mengeksekusi penalti ke gawang mantan kiper Persib Bandung, Dika Bayangkara, dalam laga persahabatan antara TNI-Polri dan Forkopimda melawan Persib Legends di Lapangan Sabuga ITB, Bandung, Selasa (23/6/2026). Gol tersebut menjadi salah satu momen paling membekas dalam pertandingan yang berakhir imbang 3-3 itu.
Pertandingan yang digelar oleh Kepala Staf Garnisun Tetap II/Bandung, Marsma TNI Solihin, ini bukan sekadar ajang adu kemampuan di atas rumput. Lebih dari itu, laga ini menjadi panggung kebersamaan yang mempertemukan aparat keamanan, pemerintah daerah, dan para legenda Persib dari era 1980-an dan 1990-an. Nama-nama seperti Adjat Sudrajat, Djadjang Nurdjaman, Robby Darwis, dan Sutiono Lamso turut meramaikan pertandingan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Erwan Setiawan, yang juga putra dari Manajer Persib Bandung, mengaku bangga bisa menjebol gawang Dika Bayangkara yang kini aktif membina pemain muda di Akademi Persib Cimahi. โSaya sangat bangga bisa menaklukkan Dika Bayangkara yang masih aktif di sepak bola. Menaklukkan mantan pemain profesional itu luar biasa,โ ujarnya sambil tertawa. Gol penalti di menit-menit akhir itu menjadi salah satu dari enam gol yang tercipta dalam laga yang sarat sportivitas tersebut.
Kegiatan diawali dengan apel pagi dan senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang membangkitkan kenangan masa sekolah. Erwan mengaku gerakan senam itu mengingatkannya pada masa kecil. โYa, mengingatkan kami waktu zaman SD dulu. Sebelum masuk kelas kami senam SKJ dulu,โ kenangnya. Bagi Kepala Staf Garnisun Tetap II/Bandung, Marsma TNI Solihin, pertandingan ini seperti membawa kembali memori masa muda saat menyaksikan para bintang Persib berlaga di Stadion Siliwangi. โDulu waktu masih SMP, kami melihat tokoh-tokoh seperti Ajat Sudrajat, Djadjang Nurdjaman, dan Robby Darwis bermain. Sekarang bisa main bersama mereka, tentu menjadi kehormatan,โ ungkapnya.
Manajer Persib Legends, Ahmad Sarip Iskandar, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertandingan. Para alumni Persib ingin terus hadir memberi inspirasi dan dukungan bagi generasi penerus Maung Bandung. โKami mewakili alumni Persib era 80 dan 90. Alhamdulillah sampai saat ini masih eksis. Support kami untuk anak-anak muda agar mempertahankan Persib tetap juara,โ ujarnya. Ahmad menambahkan, Persib Legends rutin memenuhi undangan dari berbagai daerah di Jawa Barat sebagai sarana menjaga kebugaran dan mempererat hubungan dengan masyarakat.
Legenda Persib, Djadjang Nurdjaman, yang akrab disapa Djanur, menambahkan bahwa kegiatan ini sangat baik untuk menjaga silaturahmi antar mantan pemain. โMeski sudah tidak sekuat seperti dulu, tapi semangat kami dalam bermain sepak bola tidak pernah pudar,โ selorohnya. Ia berharap kebersamaan seperti ini terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak mantan pemain dari berbagai angkatan. โTidak ada pihak yang merasa kalah. Yang menang adalah kebersamaan, silaturahmi, dan semangat untuk terus bergerak sehat bersama,โ pungkas Djanur.
Ke depan, pertandingan dan olahraga bersama semacam ini direncanakan akan digelar secara rutin. Selain menjadi wadah menjaga kesehatan, kegiatan ini dinilai efektif memperkuat sinergi lintas institusi dalam suasana yang lebih santai dan akrab. Di tengah sengitnya persaingan sepak bola profesional, laga persahabatan ini menghadirkan pesan sederhana namun bermakna: olahraga mampu menyatukan banyak pihak dalam semangat persaudaraan. Apakah kegiatan serupa akan menjadi agenda tetap di Jawa Barat?



