Kojima Ungkap Visi OD: Game Horor Paling Menakutkan yang Pernah Ada
Baca dalam 60 detik
- Hideo Kojima memamerkan gambar baru dan menjelaskan visi game horor OD, yang diklaim memiliki sistem permainan belum pernah ada sebelumnya.
- Konsep OD telah dirancang sejak masa pengembangan Death Stranding, namun banyak perusahaan menolak karena dianggap terlalu gila.
- OD adalah game single-player dengan sistem khusus yang memungkinkan pemain tetap bermain meski ketakutan, tanpa mengurangi intensitas horor.

Hideo Kojima kembali menggoda publik dengan bocoran terbaru soal proyek horor misteriusnya, OD. Dalam wawancara dengan Entertainment Weekly, sutradara legendaris itu tidak hanya merilis gambar pertama yang belum pernah terlihat sebelumnya, tetapi juga mengungkapkan bahwa game ini telah ia rencanakan sejak masa pengembangan Death Stranding.
OD, yang dikembangkan bersama Microsoft, digadang-gadang sebagai game horor dengan tingkat kengerian yang melampaui batas genre saat ini. Kojima mengakui bahwa idenya sempat ditolak oleh banyak pihak, baik perusahaan raksasa maupun studio independen. “Mereka bilang saya gila, dan mereka benar-benar tidak memahami konsepnya,” ujarnya. Namun, sang kreator tetap teguh pada visinya untuk menciptakan sesuatu yang benar-benar baru.
Yang menarik, Kojima menyebutkan bahwa OD adalah game single-player, tetapi ia telah merancang sebuah sistem khusus untuk mengakomodasi pemain yang mungkin berhenti karena terlalu takut. “Saya ingin melampaui batas ‘kengerian’ yang sudah dicapai game lain. Tapi bagi yang mungkin berhenti saat terlalu menakutkan, saya sudah memikirkan sistem yang memungkinkan mereka terus bermain,” jelasnya. Sayangnya, ia enggan membeberkan detail lebih lanjut karena khawatir akan memberikan petunjuk terlalu banyak dan “mendapat masalah”.
Kojima dikenal sebagai maestro yang kerap mendobrak konvensi industri game. Dari Metal Gear Solid hingga Death Stranding, ia selalu menghadirkan mekanisme unik yang memicu perdebatan. OD tampaknya akan melanjutkan tradisi tersebut, dengan fokus pada inovasi sistem ketimbang sekadar grafis atau cerita. “Saya ingin melakukan sesuatu yang baru, sesuatu yang berbeda,” tegasnya. Bagi penggemar horor, pernyataan ini tentu menimbulkan ekspektasi tinggi, mengingat Kojima sebelumnya sempat menggarap PT, demo horor ikonik yang dibatalkan.
Di Indonesia, antusiasme terhadap karya Kojima juga besar. Komunitas gamer Tanah Air kerap membahas setiap bocoran proyeknya, dan OD diprediksi akan menjadi salah satu game horor paling dinanti. Namun, belum ada kepastian ketersediaan bahasa Indonesia atau dukungan server regional. Jika OD dirilis dengan sistem yang ramah pemain Asia Tenggara, bukan tidak mungkin game ini akan merajai pasar horor di Indonesia.
Pertanyaan besarnya: akankah OD mampu memenuhi janji sebagai game horor paling menakutkan sepanjang masa, atau justru terjebak dalam ambisi yang terlalu besar? Dengan Kojima di balik kemudi, setidaknya kita bisa yakin bahwa perjalanan menuju ketakutan akan terasa unik dan tak terlupakan.



