Liverpool Incar Gelandang West Ham Mateus Fernandes, Nilai Transfer Capai Rp1,6 Triliun
Baca dalam 60 detik
- Liverpool telah melakukan kontak awal dengan West Ham United untuk merekrut Mateus Fernandes, gelandang berusia 22 tahun yang diperkirakan bernilai lebih dari ยฃ85 juta.
- Fernandes dianggap sebagai opsi utama Liverpool di lini tengah, mengungguli target lain seperti Ayyoub Bouaddi, berkat pengalaman dan ketangguhan fisiknya.
- Klub asal Merseyside itu tengah merombak skuad setelah finis kelima di Premier League dan kehilangan Mohamed Salah, dengan prioritas memperkuat lini tengah.

Liverpool dikabarkan telah menjalin komunikasi awal dengan West Ham United untuk merekrut Mateus Fernandes, gelandang serang berusia 22 tahun yang menjadi salah satu pemain paling diburu di Inggris saat ini. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Fenway Sports Group (FSG) untuk membangun kembali skuad The Reds setelah musim 2025/26 yang mengecewakan, di mana mereka hanya finis di peringkat kelima Premier League dan kehilangan bintang utama Mohamed Salah.
Menurut jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano, Liverpool telah melakukan panggilan telepon sekitar dua pekan lalu untuk menanyakan situasi Fernandes di West Ham, termasuk harga dan persyaratan potensial. Meski belum ada tawaran resmi, langkah ini menandakan keseriusan Liverpool dalam memperkuat lini tengah. Romano menyebutkan bahwa Tottenham Hotspur dan Manchester United juga terlibat dalam perburuan, membuat persaingan semakin ketat. Nilai transfer Fernandes diperkirakan menembus angka ยฃ85 juta atau setara Rp1,6 triliun, menjadikannya salah satu pembelian termahal musim panas ini.
Ketertarikan Liverpool pada Fernandes tidak lepas dari kebutuhan mendesak akan gelandang bertipe fisik dan progresif. Setelah kepergian Salah dan performa Ryan Gravenberch yang menurun, Liverpool membutuhkan sosok yang bisa menjadi jembatan antara lini belakang dan depan. Fernandes, yang pernah disebut sebagai "superstar" oleh pengamat sepak bola Joost van der Leij, dinilai memiliki kombinasi sempurna antara kemampuan teknis dan ketangguhan. Meski baru mengalami dua kali degradasi beruntun bersama Southampton dan West Ham, reputasinya tidak luntur. Mantan pemain Southampton Jo Tessem bahkan menyebutnya sebagai "gelandang Premier League ultimate" yang belum mencapai puncak potensinya.
Selain Fernandes, Liverpool juga dikaitkan dengan Ayyoub Bouaddi, gelandang muda LOSC Lille berusia 18 tahun yang tampil gemilang bersama Maroko di Piala Dunia. Namun, Bouaddi dianggap masih perlu waktu untuk beradaptasi dengan kerasnya Premier League. Sebaliknya, Fernandes sudah memiliki pengalaman dua musim di liga teratas Inggris, meski bersama tim yang berjuang menghindari degradasi. Hal ini membuatnya lebih siap untuk langsung berkontribusi di klub sebesar Liverpool.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perburuan Liverpool terhadap Fernandes menjadi tontonan menarik karena melibatkan dua klub yang memiliki basis penggemar besar di Tanah Air: Liverpool dan Manchester United. Persaingan transfer ini bisa memanaskan rivalitas klasik antara kedua klub. Selain itu, nilai transfer yang fantastis menunjukkan betapa tingginya inflasi harga pemain di Premier League, yang juga berdampak pada pasar transfer Asia, termasuk Indonesia, meski dalam skala lebih kecil.
"Liverpool membuat panggilan dua pekan lalu untuk memahami situasi Fernandes di West Ham, untuk mengetahui harga dan kondisi, tetapi mereka belum mengajukan tawaran atau pembicaraan resmi. Saya bisa menjamin itu," ujar Fabrizio Romano.
Dengan FSG yang berkomitmen menggelontorkan dana besar musim panas ini, keputusan Liverpool untuk memprioritaskan Fernandes atau beralih ke opsi lain seperti Bouaddi akan menjadi penentu arah kebijakan transfer klub. Pertanyaan besarnya: mampukah Fernandes menjadi kunci kebangkitan Liverpool, atau justru menjadi investasi mahal yang tidak membuahkan hasil? Jawabannya akan mulai terlihat dalam beberapa pekan ke depan saat jendela transfer resmi dibuka.



