Everton Incar Jarrod Bowen, Duet Maut Bareng Iliman Ndiaye di Sisi Sayap
Baca dalam 60 detik
- Everton memulai negosiasi dengan West Ham untuk merekrut Jarrod Bowen, yang diperkirakan dilepas dengan banderol ยฃ50 juta setelah The Hammers terdegradasi.
- Bowen, yang mencetak 11 gol dan 12 assist musim lalu, dinilai memiliki profil progresif yang hampir identik dengan Iliman Ndiaye, menjanjikan ancaman ganda di kedua sayap.
- Kedatangan Bowen diharapkan meringankan beban gol Beto dan Thierno Barry, sekaligus menjadi sinyal ambisi Everton kembali ke kompetisi Eropa.

Everton dikabarkan telah memulai pembicaraan antar-klub dengan West Ham United untuk mengamankan jasa Jarrod Bowen, winger andalan The Hammers yang diprediksi hengkang setelah timnya terdegradasi dari Premier League. Langkah ini menjadi sinyal ambisi David Moyes untuk memperkuat lini serang The Toffees, yang musim lalu hanya finis empat poin dari zona Eropa.
Menurut laporan Football Insider, Everton sudah melakukan kontak resmi dengan manajemen West Ham. Bowen, yang mencetak gol kemenangan saat Moyes masih menukangi The Hammers di final Conference League 2023, dikabarkan ingin tetap bermain di Premier League. Nilai transfernya diperkirakan mencapai ยฃ50 juta, meski sang pemain disebut akan mengambil waktu sebelum memutuskan masa depannya.
Musim lalu, Bowen mencatatkan 11 gol dan 12 assist di semua kompetisiโsebuah konsistensi yang telah ia tunjukkan dalam lima musim terakhir bersama West Ham. Namun, performa impresif itu belum cukup membawanya masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia yang sedang berlangsung.
Yang menarik, data statistik menunjukkan kemiripan mencolok antara Bowen dengan Iliman Ndiaye, pemain yang kini menjadi tumpuan Everton. Bowen mencatatkan 4.41 aksi progresif per 90 menit (2.80 progressive carries, 1.61 progressive passes), sementara Ndiaye menghasilkan 4.43 aksi progresif (2.97 progressive carries, 1.45 progressive passes). Keduanya sama-sama direct, haus gol, dan ancaman konstan bagi pertahanan lawan.
Jika transfer ini terwujud, Moyes bisa memiliki duet sayap mematikan yang saling melengkapi. Bowen yang bisa bermain sebagai striker murni maupun sayap akan memberikan fleksibilitas taktik, sekaligus mengurangi beban gol Beto dan Thierno Barry yang musim lalu tampil inkonsisten. Barry, yang baru menjalani musim debut di Inggris, bahkan disebut-sebut bisa dilepas pada bursa musim panas.
Bagi Everton, perekrutan Bowen bukan sekadar tambahan amunisi, melainkan pernyataan niat untuk bersaing di papan atas. Dengan hanya berjarak empat poin dari tiket Eropa musim lalu, kehadiran pemain sekaliber Bowen bisa menjadi pembeda. Namun, negosiasi dengan West Ham yang tengah berduka karena degradasi diprediksi tidak akan mudah, apalagi dengan banderol ยฃ50 juta yang cukup tinggi.
Pertanyaan besarnya: akankah Moyes kembali bersatu dengan mantan anak asuhnya yang membawanya meraih trofi, atau justru Everton harus gigit jari karena Bowen memilih destinasi lain? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah bursa transfer musim panas ini.



