Kalteng Resmi Markas Adhyaksa FC: Gebrakan Baru Sepak Bola Daerah
Baca dalam 60 detik
- Pemprov Kalteng dan Adhyaksa FC menandatangani kerja sama menjadikan Kalteng kandang tetap klub untuk Liga Super 2026/2027.
- Klub membawa Elite Pro Academy U-16, U-18, U-20 untuk membina talenta lokal secara berjenjang.
- Kehadiran klub profesional diproyeksikan menggerakkan ekonomi daerah lewat UMKM, pariwisata, dan sektor jasa.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi menetapkan diri sebagai rumah baru bagi Adhyaksa FC, klub yang akan berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia mulai musim 2026/2027. Langkah ini bukan sekadar memindahkan markas, melainkan upaya membangun ekosistem sepak bola yang terstruktur di Bumi Tambun Bungai.
Penandatanganan kesepakatan dilakukan di Aula Isen Mulang, Senin (22/06) malam, dihadiri Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, dan Presiden Adhyaksa FC Eko Setyawan. Gubernur Agustiar menyebut kerja sama ini sebagai pintu masuk pembinaan generasi muda yang lebih sistematis. โIni momentum kebangkitan sepak bola daerah,โ ujarnya.
Dalam skema kerja sama, Adhyaksa FC tidak hanya membawa tim senior, tetapi juga Elite Pro Academy (EPA) untuk kelompok usia U-16, U-18, dan U-20. Kehadiran akademi ini diharapkan menjadi wadah pembinaan pemain muda Kalteng agar mampu bersaing di level nasional melalui kompetisi usia muda yang dikelola PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Presiden Adhyaksa FC, Eko Setyawan, yang juga anggota Exco PSSI 2023-2027, mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan wujud pemerataan pembangunan sepak bola nasional. Menurutnya, Kalteng adalah provinsi besar yang selama ini belum memiliki klub profesional sebagai ujung tombak pembinaan akar rumput. โDengan adanya tim senior dan EPA, anak-anak daerah punya mimpi dan jalur jelas menjadi pemain profesional,โ kata Eko.
Eko juga membuka peluang perubahan identitas klub menjadi Kalteng Football Club di masa depan, sebagai bentuk adaptasi dengan daerah kandang. Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan infrastruktur sepak bola di kabupaten dan kota.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kalteng, Agus Siswadi, menambahkan bahwa penandatanganan kesepakatan bersama ini sejalan dengan visi Gubernur Agustiar dalam membangun SDM unggul melalui olahraga. Ia optimistis kehadiran Adhyaksa FC tidak hanya memperkuat pembinaan atlet, tetapi juga memberikan dampak ekonomi. โUMKM, perhotelan, transportasi, ekonomi kreatif, hingga pariwisata akan ikut bergerak,โ ujar Agus.
Dengan Stadion Tuah Pahoe sebagai markas, Adhyaksa FC diharapkan menjadi kebanggaan baru masyarakat Kalteng. Pertanyaan selanjutnya adalah sejauh mana sinergi ini mampu melahirkan talenta lokal yang bersinar di panggung nasional dan internasional, serta apakah infrastruktur pendukung di daerah siap mengakomodasi geliat sepak bola yang mulai menggeliat.



