Samurai Blue Lolos ke 32 Besar, Hadapi Brasil di Houston
Baca dalam 60 detik
- Jepang bermain imbang 1-1 melawan Swedia di laga pamungkas Grup F Piala Dunia 2026, mengamankan posisi runner-up grup.
- Gol Daizen Maeda dibalas Anthony Elanga enam menit kemudian di hadapan 70.137 penonton di Dallas Stadium.
- Jepang akan berhadapan dengan Brasil di babak 32 besar, sementara Belanda yang memuncaki grup bertemu Maroko.

Jepang memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Swedia di laga penutup Grup F, Kamis (25/6) waktu setempat. Hasil ini menempatkan Samurai Blue sebagai runner-up grup dengan lima poin, tertinggal dua angka dari Belanda yang mengalahkan Tunisia 3-1. Kini, pasukan Hajime Moriyasu bersiap menghadapi tantangan berat: Brasil, juara Grup C, di Houston pada Senin (28/6).
Pertandingan di Dallas Stadium berlangsung sengit sejak menit awal. Moriyasu melakukan rotasi dengan menurunkan Takehiro Tomiyasu, Kaishu Sano, dan Junya Ito dari bangku cadangan, namun tetap menurunkan skuad inti yang solid. Jepang sebenarnya membutuhkan kemenangan besar untuk merebut puncak klasemen, namun Swedia yang sudah tersingkir tampil tanpa beban dan merepotkan pertahanan Jepang.
Peluang pertama Jepang datang pada menit ke-21 melalui sundulan Daizen Maeda yang masih melebar. Kapten Ko Itakura, yang musim ini diganggu cedera bersama Ajax, harus ditarik keluar pada menit ke-39 karena cedera. Babak pertama berakhir tanpa gol setelah kiper Swedia Jacob Widell Zetterstrom menggagalkan tembakan Keito Nakamura dengan penyelamatan satu tangan.
Jepang akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-56 melalui skema serangan apik. Ritsu Doan memberikan umpan kepada Ayase Ueda yang kemudian mengembalikan bola ke Doan. Pemain Eintracht Frankfurt itu langsung memberikan umpang tarik ke kotak penalti, dan Maeda dengan sentuhan pertama yang sempurna menaklukkan kiper Swedia. Namun, keunggulan hanya bertahan enam menit. Anthony Elanga memotong dari sisi kanan dan melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Zion Suzuki, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Di sisa waktu, Jepang nyaris kebobolan lagi andai Suzuki tidak sigap membersihkan bola di garis gawang dari sepak pojok Swedia. Yuto Nagatomo, yang masuk pada menit ke-75, mencatat penampilan kelima berturut-turut di Piala Dunia. Moriyasu pun memperpanjang rekor tak terkalahkan melawan tim Eropa menjadi 11 laga (8 menang, 3 imbang).
Bagi Indonesia, pencapaian Jepang ini menjadi cermin bagaimana sepak bola Asia mampu bersaing di panggung dunia. Jepang telah empat kali mencapai babak 16 besar dari tujuh partisipasi Piala Dunia, terbanyak di antara negara Asia. Langkah mereka selanjutnya melawan Brasil akan menjadi ujian sesungguhnya, sekaligus inspirasi bagi negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang tengah berjuang meningkatkan kualitas sepak bola nasional.
Pertanyaan kini mengemuka: mampukah Jepang mengulangi kejutan seperti saat mengalahkan Jerman dan Spanyol di Piala Dunia 2022? Ataukah Brasil, yang belum terkalahkan di fase grup, akan terlalu tangguh bagi Samurai Blue? Jawabannya akan diketahui di Houston, Senin mendatang.



