Miyu Yamashita Juarai Meijer LPGA Classic Usai Drama Playoff
Baca dalam 60 detik
- Pegolf Jepang Miyu Yamashita menang di hole playoff pertama setelah lawannya, Lottie Woad, gagal memasukkan putt pendek di hole terakhir regulasi.
- Yamashita mencatat skor 8-under 64 pada putaran final untuk memaksa playoff, menunjukkan performa gemilang di bawah tekanan.
- Kemenangan ini menjadi yang ketiga bagi Yamashita di LPGA Tour, memperkuat posisinya sebagai salah satu pegolf top dunia.

Pegolf Jepang, Miyu Yamashita, keluar sebagai juara Meijer LPGA Classic 2026 setelah melalui babak playoff dramatis di Blythefield Country Club, Michigan, Minggu (22/6). Kemenangan ini diraih setelah lawannya, Lottie Woad dari Inggris, gagal memasukkan putt par sejauh 3 kaki pada hole ke-18 regulasi, membuka peluang bagi Yamashita untuk memaksakan perpanjangan waktu.
Yamashita, yang memulai putaran final tertinggal lima pukulan dari pemimpin putaran ketiga Jing Yan dan empat pukulan di belakang Woad, tampil luar biasa dengan mencatat skor 8-under 64. Total akumulasi skornya menjadi 17-under 271, cukup untuk memaksa playoff. Pada hole ke-18 regulasi, Yamashita berhasil melakukan birdie, sementara Woad yang tampil solid sebelumnya harus merelakan kemenangan setelah putt pendeknya hanya menyentuh bibir lubang dan tidak masuk.
Dalam babak playoff yang menegangkan, kedua pemain sama-sama mencapai depan green dalam dua pukulan. Yamashita, yang dikenal dengan julukan "Raksasa Kecil" karena tinggi badannya hanya 4 kaki 11 inci, melakukan pukulan flop yang menempatkan bola hanya 3 kaki dari lubang. Sebaliknya, pukulan pitch Woad melesat 10 kaki melewati lubang, dan ia gagal memasukkan putt untuk menyamakan kedudukan. Yamashita kemudian dengan tenang memasukkan putt 3 kaki untuk memastikan kemenangan.
Kemenangan ini menegaskan dominasi Yamashita di kancah golf wanita. Tahun lalu, ia dinobatkan sebagai LPGA Rookie of the Year setelah memenangkan Maybank Championship dan major Women's British Open. Total, ia telah mengoleksi 13 gelar di Jepang (JLPGA) sebelum sukses di Amerika Serikat. Keberhasilannya ini menjadi inspirasi bagi pegolf Asia, termasuk Indonesia, yang tengah mengembangkan bakat muda di cabang golf.
Bagi penggemar golf di Indonesia, prestasi Yamashita menunjukkan bahwa kerja keras dan konsistensi dapat membawa hasil di level tertinggi. Dengan turnamen major KPMG Women's PGA Championship yang akan dimulai Kamis depan di Hazeltine, Minnesota, Yamashita diprediksi akan menjadi salah satu kandidat kuat. Pertanyaannya, mampukah ia mempertahankan performa apiknya dan menambah gelar major keduanya?



