Pertarungan Joshua vs Fury Terancam Pindah ke AS: Hearn Buka Suara
Baca dalam 60 detik
- Promotor Eddie Hearn menegaskan kontrak awal mewajibkan laga Anthony Joshua versus Tyson Fury digelar di Inggris, bukan Amerika Serikat.
- Spekulasi Las Vegas sebagai tuan rumah muncul setelah Saudi powerbroker Turki Alalshikh diminta mengecek kelayakan finansial venue tersebut.
- Jika lokasi berubah, seluruh kontrak harus dirundingkan ulang; Hearn mengaku belum menerima permintaan resmi dari Alalshikh.

Pertarungan kelas berat antara Anthony Joshua dan Tyson Fury yang dinanti-nantikan publik tinju dunia masih terganjal masalah lokasi. Promotor Joshua, Eddie Hearn, menegaskan bahwa kontrak yang sudah ditandatangani kedua petinju mewajibkan laga tersebut digelar di Inggris, dan segala upaya memindahkannya ke Amerika Serikat harus melalui negosiasi ulang.
Hearn, yang menaungi Joshua sejak 2013, menyatakan belum menerima permintaan resmi dari tokoh berpengaruh Arab Saudi, Turki Alalshikh, untuk menggeser venue ke luar Inggris. Meski spekulasi Las Vegas kencang berhembus, Hearn mengingatkan bahwa perubahan kontrak hanya bisa terjadi jika pihak Joshua setuju. โJika mereka ingin mengubah apa pun dalam kontrak, kami harus merundingkannya lagi dari awal,โ ujarnya kepada BBC Sport.
Di sisi lain, promotor Fury, Frank Warren, menyebut pertemuan antar promotor akan digelar pekan depan untuk menentukan tanggal dan lokasi final. Namun, Hearn menekankan bahwa satu-satunya hal yang bisa membatalkan laga ini adalah kekalahan salah satu petinju dalam pertarungan interim merekaโJoshua menghadapi Kristian Prenga pada 25 Juli, sementara Fury dijadwalkan bertarung pada 1 Agustus. โSaya 100% yakin laga ini terjadi pada 2026, kecuali salah satu dari mereka kalah,โ tambah Hearn.
Kontroversi lain muncul dari klaim bos UFC, Dana White, yang menyebut dirinya akan mempromosikan pertarungan tersebut. Hearn dengan tegas membantahnya. โKontrak jelas menyatakan Dana White dan Zuffa Boxing tidak boleh menjadi promotor acara ini. Satu-satunya cara Dana terlibat adalah jika kami mengizinkannya, dan saat ini saya belum berniat,โ kata Hearn. Ia menduga pernyataan White muncul setelah Alalshikh memintanya mengecek kelayakan finansial Las Vegas sebagai tuan rumah, lalu White membesar-besarkan perannya.
Bagi penggemar tinju Indonesia, pertarungan ini menyita perhatian karena kedua petinju masih menjadi ikon global meski sudah melewati puncak karier. Di tengah maraknya siaran tinju internasional di platform OTT lokal, kepastian lokasi dan tanggal laga ini bisa memengaruhi jadwal tayang dan minat penonton Tanah Air. Belum lagi potensi dampak ekonomi dari penyelenggaraan di Inggris versus AS, yang bisa memicu perbedaan harga tiket dan akses siaran.
Hearn dan White sendiri memiliki rivalitas terbuka sejak Zuffa Boxing masuk ke dunia tinju. Alalshikh dikabarkan ingin mendamaikan keduanya dalam pertemuan pekan depan, namun Hearn justru menikmati persaingan tersebut. โSaya akan kecewa jika Turki Alalshikh memaksa kami berdamai, karena saya ingin perang,โ ujarnya. Dengan segala dinamika ini, publik masih menanti: akankah laga super ini benar-benar terjadi di Inggris, atau justru pindah ke panggung gemerlap Las Vegas?



