Drake Berduka: Produser Tay Keith Meninggal di Usia 29 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Produser musik Tay Keith, yang dikenal lewat kolaborasi dengan Drake dan Travis Scott, ditemukan meninggal di kediamannya di Nashville pada usia 29 tahun.
- Penyebab kematian masih menunggu hasil autopsi, namun polisi memastikan tidak ada indikasi tindak kriminal.
- Kepergian Keith meninggalkan jejak besar di industri hip-hop, termasuk lagu ikonik 'Sicko Mode' yang masuk nominasi Grammy.

Dunia musik hip-hop kembali berduka. Produser berbakat Tay Keith, yang namanya melambung berkat sentuhan magisnya di balik sejumlah lagu hits Drake dan Travis Scott, ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Nashville, Tennessee, pada Kamis (26/6) waktu setempat. Ia baru berusia 29 tahun.
Kabar ini pertama kali diungkapkan oleh Drake melalui unggahan Instagram. Rapper asal Kanada itu membagikan foto hitam-putih Tay Keith dengan tulisan "In Loving Memory of Tay Keith. Rest in Peace". Dalam keterangannya, Drake menulis, "Rasa terima kasih yang tak terhingga untuk semangat dan kontribusimu pada hal yang sangat kami cintai ini. Kamu akan sangat dirindukan." Unggahan itu langsung dibanjiri belasungkawa dari rekan musisi dan penggemar.
Polisi Metropolitan Nashville mengonfirmasi bahwa jenazah Brytavious Lakeith Chambers—nama asli Tay Keith—ditemukan saat petugas melakukan pemeriksaan kesejahteraan di apartemennya di Martin Street. Hingga saat ini, penyebab kematian masih belum diketahui dan menunggu hasil autopsi. Namun, polisi menegaskan tidak ada dugaan tindak pidana dalam peristiwa ini.
Keluarga Tay Keith juga merilis pernyataan resmi. Mereka menyebut almarhum sebagai "produser visioner, penulis lagu, pengusaha, filantropis, dan kekuatan budaya yang karyanya membantu mendefinisikan suara sebuah generasi." Keluarga juga menyoroti komitmen Keith dalam menciptakan peluang bagi talenta muda melalui perusahaannya, Drumatized.
Lahir dan besar di Memphis, Tennessee, Tay Keith memulai kariernya pada 2015 dengan bekerja sama dengan Blac Youngsta. Terobosan besar datang pada 2018 ketika lagu "Look Alive" yang dibawakannya bersama Drake menjadi hit internasional. Ia kemudian menjadi salah satu produser paling dicari di industri, bekerja dengan nama-nama besar seperti Beyoncé, 21 Savage, Swae Lee, dan Eminem. Beberapa lagu terkenal hasil kolaborasinya termasuk "Nonstop" (Drake), "Before I Let Go" (Beyoncé), dan "Not Alike" (Eminem).
Di Indonesia, pengaruh Tay Keith juga terasa. Lagu-lagu seperti "Sicko Mode" dan "Look Alive" sering diputar di platform streaming dan menjadi favorit di kalangan pecinta hip-hop tanah air. Kepergiannya menjadi pengingat akan betapa cepatnya hidup berlalu, sekaligus meninggalkan warisan musik yang akan terus dikenang.
Pertanyaan yang kini mengemuka: siapa yang akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh seorang produser sekaliber Tay Keith? Industri musik kehilangan salah satu talenta paling cemerlang, namun karya-karyanya akan terus bergema di panggung global.
