Prabowo Beri Lampu Hijau: John Herdman Targetkan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Baca dalam 60 detik
- Presiden Prabowo Subianto menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelatih John Herdman membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
- Pertemuan di Hambalang membahas agenda jangka pendek, termasuk Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup, serta target perbaikan peringkat FIFA.
- Pengamat sepak bola menilai dukungan presiden menjadi motivasi besar bagi skuad Garuda yang tengah dalam fase transisi kepelatihan.

Presiden Prabowo Subianto memberikan restu penuh kepada pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk mengejar target ambisius: membawa Garuda terbang ke Piala Dunia 2030. Dukungan itu disampaikan langsung dalam pertemuan tertutup di kediaman presiden di Hambalang, Bogor, Jumat (19/6/2026), yang juga dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.
Herdman, juru taktik asal Kanada yang baru menukangi timnas sejak Januari 2026, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan mimpi besar tersebut. Ia meminta dukungan semua pihak, terutama dari kepala negara, agar program pembangunan timnas berjalan tanpa hambatan. “Semua agenda yang disampaikan mendapatkan dukungan dari Presiden Prabowo. Presiden sudah mengatakan bahwa ia tetap mendukung setiap agenda tim nasional,” ujar pengamat sepak bola Ronny Pangemanan melalui kanal YouTube Bung Ropan.
Langkah menuju Piala Dunia 2030 menjadi prioritas PSSI setelah Timnas Indonesia nyaris lolos ke Piala Dunia 2026. Di bawah asuhan dua pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Garuda berhasil menembus putaran keempat kualifikasi zona Asia. Kini, dengan Herdman di kursi pelatih, peringkat FIFA Indonesia naik dari 122 ke 118 berkat dua kemenangan atas Oman dan Mozambik dalam FIFA matchday.
Namun, sebelum fokus ke kualifikasi Piala Dunia 2030, Timnas Indonesia harus melewati dua turnamen regional tahun ini: Piala AFF (24 Juli–26 Agustus) dan FIFA ASEAN Cup (September–Oktober). Indonesia disebut-sebut tengah berjuang menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup, sekaligus berambisi memutus puasa gelar Piala AFF. “Kita tidak pernah juara, hanya enam kali runner-up. Saatnya kini juara,” tegas Ronny Pangemanan.
Dukungan presiden, menurut Pangemanan, menjadi angin segar bagi Herdman dan skuad Garuda. Presiden tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga memantau perkembangan timnas secara langsung. “Presiden sangat antusias. Ia senang timnas ditangani John Herdman karena sudah mendapatkan hasil yang bagus,” imbuhnya.
Pertanyaan besarnya, mampukah Herdman membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya? Dengan dukungan penuh dari istana dan perbaikan performa yang mulai terlihat, peluang itu bukan sekadar mimpi. Namun, jalan masih panjang dan persaingan di Asia semakin ketat.



