Haaland Bawa Norwegia Hajar Irak 4-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Norwegia memulai Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 4-1 atas Irak di Boston Stadium, berkat dua gol Erling Haaland.
- Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Norwegia di Piala Dunia sejak 1998, sekaligus menempatkan mereka di puncak klasemen Grup D bersama Prancis.
- Cuaca panas di Foxborough sempat mengganggu ritme Norwegia, namun Haaland dan kolega mampu beradaptasi dan mendominasi pertandingan.
Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya di panggung terbesar sepak bola dunia. Bomber Manchester City itu mencetak dua gol saat Norwegia mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Irak di Boston Stadium, Rabu (17/6/2026) waktu setempat. Hasil ini tidak hanya membuka peluang Norwegia untuk lolos ke fase gugur, tetapi juga menjadi sinyal bahwa tim Skandinavia itu layak diperhitungkan setelah absen selama 28 tahun dari turnamen premier.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal, dengan Irak yang tampil agresif dan beberapa kali mengancam gawang Norwegia. Namun, ketangguhan lini belakang Norwegia dan kegemilangan kiper mereka membuat gawang tetap aman. Norwegia baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-23 melalui sundulan Haaland memanfaatkan umpan silang Martin Ødegaard. Gol tersebut menjadi pelecut bagi Norwegia untuk terus menekan.
Irak sempat menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti pada menit ke-38, setelah bek Norwegia melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Namun, keunggulan Norwegia kembali terbangun saat Alexander Sørloth mencetak gol pada menit ke-45+2, memanfaatkan kemelut di depan gawang Irak. Di babak kedua, Norwegia semakin mendominasi. Haaland menambah gol keduanya pada menit ke-68 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti, sebelum pemain pengganti, Jørgen Strand Larsen, menutup pesta dengan gol keempat pada menit ke-82.
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Norwegia. Terakhir kali mereka tampil di Piala Dunia adalah pada edisi 1998 di Prancis, saat masih diperkuat legenda seperti Tore André Flo. Kini, dengan generasi emas yang dipimpin Haaland dan Ødegaard, Norwegia optimistis bisa melangkah jauh. Pelatih Stale Solbakken mengakui bahwa cuaca panas di Foxborough sempat menjadi kendala, tetapi para pemain mampu beradaptasi dengan baik. “Kami tidak memulai dengan baik, tetapi setelah gol pertama, kepercayaan diri tim naik. Haaland lagi-lagi membuat perbedaan,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.
Bagi Indonesia, performa Haaland di Piala Dunia ini bisa menjadi tontonan menarik, mengingat banyak penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti Liga Inggris dan mengidolakan pemain Manchester City tersebut. Selain itu, keberhasilan Norwegia yang merupakan negara dengan populasi kecil menunjukkan bahwa pengembangan pemain muda yang terstruktur dapat membuahkan hasil. Hal ini bisa menjadi inspirasi bagi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam membangun timnas yang kompetitif. Dengan kemenangan ini, Norwegia untuk sementara memuncaki Grup D bersama Prancis yang juga menang 4-1 atas Senegal. Laga selanjutnya melawan Senegal akan menjadi ujian krusial bagi Norwegia untuk memastikan langkah ke babak 16 besar.



