Kebakaran di Petamburan: 75 Petugas Damkar Dikerahkan, Api Belum Padam
Baca dalam 60 detik
- Sebuah rumah di kawasan padat penduduk Petamburan, Jakarta Barat, terbakar pada Selasa siang, memicu respons cepat dari pemadam kebakaran.
- Sebanyak 15 unit mobil pemadam dan 75 personel dikerahkan untuk melokalisasi api di tengah permukiman rapat, dengan status penanganan masih merah.
- Penyebab kebakaran dan kerugian materiil belum dapat dipastikan, sementara petugas terus berupaya mencegah api merambat ke bangunan lain.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5724645/original/010646300_1778616142-20121221173443-si-jago-merah-hanguskan-pabrik-kimia-di-deli-serdang-003-iqbal-s-nugroho.jpg)
Kebakaran melanda sebuah rumah di kawasan padat penduduk Petamburan, Jakarta Barat, pada Selasa (16/6/2026) siang, memicu mobilisasi besar-besaran petugas pemadam kebakaran untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengonfirmasi bahwa objek yang terbakar adalah bangunan rendah di Jalan Setia Jaya 7, RT 07 RW 06, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan. Laporan pertama diterima dari warga pada pukul 11.31 WIB, dan petugas dari Grup Jaga B (Bandung) segera bergerak ke lokasi.
Armada perdana dari Kantor Sektor Grogol Petamburan tiba di tempat kejadian tujuh menit setelah laporan, tepatnya pukul 11.38 WIB, dan langsung memulai operasi pemadaman. Mengingat kepadatan permukiman di sekitar lokasi, petugas memutuskan untuk menambah kekuatan guna mempercepat lokalisasi api. Hingga berita ini diturunkan, total 15 unit mobil pemadam dan 75 personel dikerahkan, dengan status kebakaran masih dalam kategori merahโartinya penanganan intensif masih berlangsung.
Kebakaran di kawasan padat seperti Petamburan selalu menjadi perhatian serius karena risiko perambatan api yang tinggi. Wilayah ini dikenal dengan permukiman rapat yang sebagian besar terdiri dari bangunan semipermanen, sehingga respons cepat petugas menjadi krusial. Syaiful Kahfi menyatakan bahwa prioritas utama saat ini adalah mencegah api menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya. "Petugas masih terus berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke bangunan di sekitarnya," ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Tim investigasi masih menunggu api padam sepenuhnya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Demikian pula dengan kerugian materiil dan kemungkinan adanya korban jiwa, belum dapat diperkirakan. Warga sekitar diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan kebakaran di permukiman padat Jakarta. Ke depan, perlu ada evaluasi terhadap sistem deteksi dini dan akses jalan bagi kendaraan pemadam di gang-gang sempit, mengingat respons cepat yang dilakukan hari ini mungkin tidak selalu dapat direplikasi di lokasi serupa.



