Motor Terobos Lampu Merah di Priok, Pengendara Tewas dan Terbakar
Baca dalam 60 detik
- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, saat sepeda motor menerobos lampu merah dan bertabrakan dengan truk trailer.
- Pengendara motor meninggal dunia di tempat kejadian, sementara motor terseret hingga 10 meter dan memicu kebakaran yang menghanguskan kedua kendaraan.
- Insiden ini kembali menyoroti pentingnya kepatuhan lalu lintas dan pengawasan di kawasan pelabuhan yang padat kendaraan berat.

Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah kendaraannya diduga menerobos lampu merah dan bertabrakan dengan truk trailer pada Selasa (15/9) petang.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 18.05 WIB di Jalan Raya Pelabuhan, Koja. Menurut Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo, truk trailer bernomor polisi B-9610-UEH yang dikemudikan RG melaju dari arah utara ke selatan usai keluar dari Pelabuhan JICT. Setibanya di depan Pos 0, truk tersebut bertabrakan dengan sepeda motor Suzuki Satria Fu-150 bernomor polisi B-3356-UFQ yang dikendarai MJ.
"Sepeda motor menerobos lampu merah, sementara dari arah berlawanan ada truk trailer melintas, sehingga kecelakaan tidak terhindarkan," ujar petugas Command Center Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta, seperti dikutip dari keterangan resminya. Akibat benturan keras, motor korban terseret masuk ke kolong truk sejauh kurang lebih 10 meter. Gesekan antara rangka besi motor dan aspal memicu percikan api yang dengan cepat membakar kedua kendaraan.
Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta menerima laporan insiden tersebut pada pukul 18.14 WIB. Sebanyak tiga unit mobil pompa dan 15 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang membakar kedua kendaraan. Proses pemadaman berlangsung sekitar 15 menit dan dinyatakan selesai pada pukul 18.29 WIB.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk mendalami rekaman video yang beredar di media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan detik-detik sepeda motor menerobos lampu merah sebelum akhirnya tertabrak truk trailer. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kemungkinan tersangka atau pelanggaran lain dalam insiden ini.
"Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan mengolah olah TKP. Fokus sementara adalah memastikan penyebab kecelakaan dan memproses hukum sesuai ketentuan," ujar AKP Edy Wibowo.
Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dikenal sebagai jalur padat lalu lintas kendaraan berat, terutama truk kontainer yang keluar-masuk pelabuhan. Tingginya volume kendaraan besar di area ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama jika pengendara sepeda motor kurang waspada atau melanggar aturan. Insiden ini pun kembali menyoroti perlunya penegakan disiplin berlalu lintas dan peningkatan keselamatan di kawasan industri pelabuhan.
Bagi pelaku usaha dan pekerja di sektor logistik, kecelakaan semacam ini dapat berdampak pada kelancaran arus barang dan biaya operasional. Keterlambatan pengiriman akibat penutupan jalan sementara atau kerusakan kendaraan menjadi risiko yang harus diantisipasi. Selain itu, insiden ini menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga bagian dari keberlanjutan rantai pasok nasional.
Ke depan, aparat kepolisian diharapkan meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas, terutama di kawasan pelabuhan. Sosialisasi keselamatan berkendara bagi pengendara motor dan sopir truk juga perlu digencarkan. Tanpa langkah preventif yang konkret, potensi kecelakaan serupa bisa terulang, mengingat tingginya intensitas kendaraan di jalur tersebut.



