Millie Bobby Brown Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Ungkap Jenis Kelamin
Baca dalam 60 detik
- Millie Bobby Brown dan Jake Bongiovi resmi menyambut anak kedua, seorang bayi laki-laki, melalui unggahan Instagram pada 7 September.
- Kabar ini mengejutkan publik karena sebelumnya pasangan tersebut dikaruniai seorang putri adopsi pada Agustus 2025, dan kini menambah anggota keluarga tanpa banyak sorotan.
- Pengumuman ini menegaskan komitmen Brown terhadap adopsi, sejalan dengan pernyataannya di podcast Kylie Kelce tentang keinginan mengadopsi sejak kecil.

Millie Bobby Brown, bintang serial Stranger Things, mengonfirmasi kelahiran anak keduanya, seorang bayi laki-laki, dari pernikahannya dengan Jake Bongiovi. Kabar tersebut disampaikan melalui unggahan Instagram pada 7 September, di mana ia membagikan foto tangan pasangan itu bersama jari-jari putri mereka dan si kecil yang baru lahir, dengan keterangan singkat, "Hi little guy!"
Kabar ini mengejutkan banyak pihak karena sebelumnya, pada Agustus 2025, Brown dan Bongiovi telah mengumumkan adopsi seorang bayi perempuan. Kehadiran anak kedua ini mempercepat pertumbuhan keluarga muda tersebut, meski keduanya jarang membagikan momen pribadi di media sosial. Publik pun bertanya-tanya apakah bayi laki-laki ini juga diadopsi atau merupakan anak kandung, mengingat Brown pernah menyatakan keinginannya memiliki anak biologis di masa depan.
Dalam wawancara di podcast Not Gonna Lie milik Kylie Kelce pada Juni lalu, Brown mengungkapkan bahwa adopsi selalu menjadi bagian dari impian masa kecilnya. "Saya selalu ingin mengadopsi. Itu sudah ada dalam mimpi saya sejak kecil," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa keluarganya mendukung penuh niat tersebut, dan ia tidak pernah berpura-pura hamil saat kecil. Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan untuk memiliki anak kandung suatu hari nanti.
Pengumuman ini juga menyoroti sisi lain dari kehidupan selebritas muda: bagaimana mereka menyeimbangkan karier dan keluarga. Brown, yang tengah sibuk dengan berbagai proyek film dan serial, tampaknya tidak gentar mengambil peran sebagai ibu dua anak di usia 22 tahun. Langkah ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda, terutama di Indonesia, di mana diskusi tentang adopsi dan peran ibu masih sering diwarnai stigma. Menurut data Kementerian Sosial RI, jumlah permohonan adopsi di Indonesia cenderung meningkat dalam lima tahun terakhir, meski prosesnya masih dianggap rumit.
"Kita semua adalah ibu, baik ibu adopsi, ibu kandung, maupun figur maternal. Setiap orang harus dirayakan," kata Brown dalam wawancara dengan Extra.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi pesan inklusif tentang motherhood yang jarang diangkat di media arus utama. Di Indonesia, di mana adopsi kerap dipandang sebagai pilihan terakhir, sikap Brown dapat memicu diskusi lebih terbuka tentang berbagai jalur menjadi orang tua. Selain itu, keputusan Brown untuk mengadopsi anak dari latar belakang berbeda juga menyoroti isu lintas budaya yang relevan dengan masyarakat multikultural seperti Indonesia.
Ke depan, publik akan menantikan apakah Brown akan lebih terbuka membagikan momen keluarganya atau tetap menjaga privasi seperti selama ini. Yang jelas, kelahiran anak kedua ini menandai babak baru dalam kehidupan pribadinya, sekaligus memperkuat citranya sebagai figur publik yang vokal tentang keluarga dan pengasuhan.



