Drama Dallas: Jepang Paksa Belanda Imbang Lewat Gol Kamada di Menit Akhir
Baca dalam 60 detik
- Daichi Kamada mencetak gol penyeimbang pada menit ke-89 melalui defleksi sundulan Koki Ogawa, memupus kemenangan Belanda di laga perdana Grup F Piala Dunia 2026.
- Belanda unggul dua kali lewat Virgil van Dijk dan Crysencio Summerville, namun Jepang menunjukkan mental baja dengan menyamakan kedudukan dua kali, melanjutkan tradisi comeback sejak Piala Dunia 2022.
- Hasil imbang ini membuka peluang bagi Jepang untuk lolos ke fase gugur, mengingat mereka hanya butuh satu kemenangan di dua laga sisa grup.
Gol telat Daichi Kamada pada menit ke-89 memaksa Belanda berbagi angka dengan Jepang dalam laga pembuka Gruf F Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Dallas Stadium, Senin (14/6) waktu setempat. Sundulan Koki Ogawa dari sepak pojok membentur kaki Kamada dan mengelabui kiper Bart Verbruggen, mengubah skor menjadi 2-2 setelah Belanda sempat unggul dua kali.
Pertandingan baru memanas di babak kedua setelah 45 menit pertama berjalan hati-hati. Virgil van Dijk membuka keunggulan Belanda pada menit ke-50 dengan menyundul umpan silang Ryan Gravenberch. Jepang, yang terkenal dengan kemampuan bangkit dari ketertinggalan, langsung merespons tujuh menit kemudian lewat tembakan rendah Keito Nakamura. Namun, Belanda kembali memimpin melalui Crysencio Summerville yang melesakkan bola melengkung ke tiang jauh pada penampilan ketiganya bersama Oranje.
Pelatih Jepang Hajime Moriyasu mengakui kekecewaannya karena gagal menang, tetapi memuji perjuangan timnya. โMeski tertinggal dua kali, para pemain tidak pernah menyerah dan berjuang keras bersama. Kami bertahan dengan sabar lalu mencoba lebih agresif ke depan. Para pemain menjalankan apa yang telah kami rencanakan,โ ujarnya. Kamada, yang menjadi pahlawan dengan gol penyeimbang, menambahkan bahwa hasil ini menunjukkan karakter tim. โMelawan tim kuat seperti Belanda, jika tertinggal 1-0 bisa menjadi 2-0 atau 3-0. Fakta kami bisa bangkit dan meraih hasil imbang menunjukkan karakter tim ini,โ katanya.
Bagi Indonesia, laga ini memberikan gambaran tentang kekuatan sepak bola Asia yang kian kompetitif. Jepang, yang pernah mengalahkan Jerman dan Spanyol di Piala Dunia 2022, kembali menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi Timnas Indonesia yang tengah berjuang meningkatkan kualitas di level internasional. Keberhasilan Jepang merebut poin dari Belanda menegaskan bahwa tim Asia tidak bisa lagi dianggap remeh di panggung dunia.
Hasil imbang ini membuat Grup F masih terbuka lebar. Jepang hanya mengoleksi satu poin, sama seperti Belanda, dan masih memiliki dua laga sisa. Kamada menegaskan target timnya adalah meraih tiga poin di pertandingan berikutnya untuk memastikan kelolosan ke fase gugur. โKami kecewa dengan hasil imbang, tapi ini lebih baik daripada kalah. Sekarang kami fokus ke laga selanjutnya,โ pungkasnya.



