Hamilton Akhiri Puasa Kemenangan Ferrari di Barcelona, Buktikan Keputusan Besarnya
Baca dalam 60 detik
- Lewis Hamilton mempersembahkan kemenangan perdana untuk Ferrari di Grand Prix Barcelona, sekaligus mengakhiri musim debut yang penuh keraguan.
- Hasil ini menandai podium all-British pertama dalam 57 tahun, dengan George Russell dan Lando Norris menemani Hamilton di tiga besar.
- Kemenangan tersebut memangkas jarak Hamilton dengan pemimpin klasemen Kimi Antonelli menjadi 41 poin, membuka peluang kejuaraan.

Lewis Hamilton akhirnya mempersembahkan kemenangan perdana untuk Ferrari di Grand Prix Barcelona, Minggu, setelah melewati musim debut yang penuh tekanan dan kritik. Pebalap asal Inggris itu mengalahkan George Russell (Mercedes) dan Lando Norris (McLaren) dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, sekaligus mengukir sejarah sebagai podium all-British pertama di Formula 1 sejak Grand Prix Amerika Serikat 1968.
Kemenangan ini menjadi penebusan bagi Hamilton yang musim lalu kesulitan beradaptasi dengan Ferrari. Ia gagal naik podium dalam 24 seri balapan, hanya menang dalam sprint race di China. Namun, di Barcelona, pebalap berusia 41 tahun itu tampil dominan sejak awal, meskipun sempat terbantu oleh periode virtual safety car yang memungkinkannya melakukan pit stop tanpa kehilangan posisi terdepan.
"Bagaimana Anda menemukan kata-kata yang tepat untuk mengekspresikan emosi yang melampaui mimpi terliar Anda?" ujar Hamilton, seperti dikutip BBC Sport. Ia mengaku hatinya "meledak dengan kegembiraan" saat merayakan kemenangan bersama tim Ferrari. Kemenangan ini juga menjadi yang pertama bagi Ferrari sejak Grand Prix Meksiko 2024.
Kemenangan ini disambut hangat oleh rekan-rekan sesama pebalap Inggris. Lando Norris, yang finis ketiga, menyebut momen tersebut "sangat keren" dan mengakui bahwa Hamilton telah membungkam para pengkritiknya. "Dia mendapat banyak omongan buruk dan hinaan di media sosial, jadi senang dia bisa tunjukkan mereka semua," kata Norris. George Russell, mantan rekan setim Hamilton di Mercedes, menambahkan bahwa keputusan Hamilton pindah ke Ferrari adalah langkah berani dan kini mulai membuahkan hasil.
Bagi penggemar Formula 1 di Indonesia, kemenangan Hamilton menjadi tontonan yang menarik, mengingat popularitasnya yang besar di Tanah Air. Balapan ini juga menunjukkan bahwa Ferrari kembali kompetitif setelah melalui masa sulit. Dengan sisa musim yang masih panjang, persaingan gelar juara dunia semakin terbuka. Antonelli masih memimpin, tetapi tekanan kini mulai terasa setelah ia gagal finis di Barcelona.
Hamilton sendiri mengaku bersyukur atas dukungan penggemar, keluarga, dan teman-temannya yang membantunya melewati tahun penuh keraguan. "Saya benar-benar percaya pada keputusan saya bergabung dengan Ferrari. Banyak keraguan dan negativitas, tetapi perubahan yang saya lakukan musim ini membuahkan hasil," katanya. Kini, pertanyaan besarnya adalah: dapatkah Hamilton mempertahankan momentum ini dan merebut gelar juara dunia kedelapannya?



