Dovbyk Buka Suara soal Hengkang dari Roma: Pilih Bologna karena Ambisi Klub
Baca dalam 60 detik
- Penyerang Ukraina Artem Dovbyk resmi pindah ke Bologna dalam kesepakatan yang melibatkan Santiago Castro ke Roma.
- Dovbyk mengaku keputusan pindah dilatarbelakangi ambisi Bologna dan pendekatan langsung pelatih Domenico Tedesco.
- Bologna dikenal sebagai klub yang mampu mengembangkan striker; Dovbyk berharap kembali ke performa terbaiknya.

Artem Dovbyk akhirnya angkat bicara soal kepindahannya dari AS Roma ke Bologna pada bursa transfer musim dingin ini. Penyerang asal Ukraina itu menegaskan bahwa pilihannya bukan sekadar pelarian dari masa sulit di ibu kota Italia, melainkan keputusan matang berdasarkan ambisi klub dan keyakinan terhadap proyek yang ditawarkan pelatih Domenico Tedesco.
Dovbyk, yang sempat menjadi top skorer La Liga bersama Girona, bergabung dengan Bologna dalam kesepakatan yang juga mengirim Santiago Castro ke Roma. Dalam wawancara dengan kanal resmi klub, ia mengungkapkan bahwa Tedesco hanya mengajukan satu pertanyaan singkat: "Apakah kamu ingin bermain untuk Bologna?" Jawaban 'ya' dari Dovbyk langsung membuka jalan bagi negosiasi lebih lanjut, di mana sang pelatih memaparkan visi dan target ambisius klub untuk musim ini.
Bagi Dovbyk, daya tarik Bologna tidak lepas dari reputasi klub dalam mengasah kemampuan para penyerang. Beberapa striker yang pernah bermain di sana tercatat mengalami peningkatan signifikan, dan ia berharap bisa mengikuti jejak mereka. "Saya tahu beberapa striker yang bermain di sini berkembang pesat. Saya hanya ingin membantu tim dengan mencetak gol sebanyak mungkin," ujarnya. Ambisi pribadinya untuk kembali ke kondisi puncak menjadi motivasi utama di tengah persaingan ketat di Serie A.
Kepindahan ini juga menarik perhatian pengamat sepak bola Italia. Bologna, yang musim lalu tampil mengejutkan di bawah Thiago Motta, kini mencoba membangun skuad kompetitif di bawah arahan Tedesco. Kehadiran Dovbyk diharapkan menjadi solusi lini depan yang selama ini dianggap kurang tajam. Namun, tantangan besar menanti: Dovbyk harus segera beradaptasi dengan gaya permainan Bologna yang mengandalkan pressing tinggi dan transisi cepat.
Dari perspektif Indonesia, kepindahan Dovbyk menjadi sorotan karena banyak penggemar Serie A di tanah air yang mengikuti perkembangan liga Italia. Selain itu, performa pemain Ukraina ini juga dipantau ketat mengingat statusnya sebagai salah satu striker Eropa yang pernah bersinar. Bagi para pengamat, langkah Dovbyk bisa menjadi ujian apakah ia mampu bangkit setelah masa sulit di Roma, sekaligus membuktikan bahwa Bologna adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan karier.
Dovbyk juga mengaku terkesan dengan kekompakan tim yang ditemuinya di Bologna. "Kesan pertama saya adalah kelompok yang sangat solid, hampir seperti keluarga. Semua orang berjuang untuk satu sama lain, dan ada pemain dengan kualitas individu yang sangat baik," katanya. Pengalaman bermain melawan Bologna di masa lalu juga memberinya gambaran bahwa tim ini selalu tampil sulit dikalahkan.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Dovbyk mampu mengulang performa gemilangnya seperti saat di Girona? Dengan dukungan pelatih dan rekan setim yang solid, peluang itu terbuka lebar. Namun, tekanan untuk langsung tampil impresif di Serie A akan menjadi ujian mental tersendiri. Apakah kepindahan ini akan menjadi awal kebangkitan kariernya atau justru langkah yang keliru? Hanya waktu yang bisa menjawab.



