India Pesta Kemenangan di T20 World Cup: Mandhana dan Deepti Bantai Pakistan
Baca dalam 60 detik
- Smriti Mandhana mencetak 68 dari 44 bola, sementara Deepti Sharma memborong 5 wicket hanya dengan 10 run, membawa India menang 64 run atas Pakistan di laga perdana T20 World Cup.
- Pakistan kehilangan 7 wicket terakhir hanya dalam 31 run dan harus mengakui keunggulan India yang tampil dominan meski sempat kesulitan di awal.
- Kemenangan ini memperkuat posisi India di Grup 1, sementara Pakistan harus memenangi laga melawan Australia dan Afrika Selatan untuk menjaga asa lolos.

India mengawali kampanye T20 World Cup dengan kemenangan meyakinkan 64 run atas rival abadi Pakistan di Dubai, berkat penampilan gemilang Smriti Mandhana dan Deepti Sharma. Mandhana mencetak 68 dari 44 bola, sementara Deepti mencatatkan angka 5-10 yang menghancurkan lini batting Pakistan.
Setelah memenangkan undian dan memilih batting, India sempat terpuruk di awal dengan kehilangan dua wicket cepat saat skor baru 18. Namun Mandhana, yang dua kali lolos dari tangkapan, membangun kemitraan krusial 91 run bersama kapten Harmanpreet Kaur. Meski Harmanpreet dan Mandhana keluar di pertengahan inning, ledakan Richa Ghosh dan Deepti di akhir—38 run dari 12 bola terakhir—membawa India ke total 170-6.
Pakistan memulai respons dengan baik, mencapai 52-1 di akhir powerplay, tetapi Deepti Sharma mengubah jalannya pertandingan. Ia mengambil dua wicket pertama India, lalu kembali untuk menyingkirkan tiga batter terakhir. Pakistan kehilangan tujuh wicket terakhir hanya dalam 31 run dan habis dalam 17 over. Leg-spinner Sree Charani juga berkontribusi dengan 3-21.
Kemenangan ini menjadi pernyataan awal India, yang datang ke turnamen dengan ambisi melengkapi koleksi trofi global setelah memenangkan Piala Dunia ODI pada November lalu. Namun, persiapan mereka tidak mulus: meski menang seri T20 di Australia, India kalah dalam lawatan ke Afrika Selatan dan Inggris sejak April. Pertandingan melawan Pakistan pun bukannya tanpa kesulitan—setelah Mandhana dan Harmanpreet keluar, India gagal mencetak boundary selama 21 bola dan hanya mencapai 132-5 di akhir over ke-18.
Bagi Pakistan, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk—mereka belum pernah mengalahkan India sejak edisi 2016. Kapten Fatima Sana kini harus memacu timnya untuk memenangi laga melawan Australia dan Afrika Selatan jika ingin lolos ke semifinal. Sementara itu, India bersama Australia yang juga menang di laga perdana, menjadi favorit di Grup 1 yang juga dihuni Afrika Selatan.
Pertandingan ini juga menyoroti dominasi India dalam kriket wanita Asia. Dengan kemenangan ini, India menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai calon juara, meski masih ada celah di lini tengah yang perlu diperbaiki. Bisakah mereka mempertahankan konsistensi sepanjang turnamen? Ataukah Pakistan akan bangkit dan membuat kejutan? Hanya waktu yang akan menjawab.



