Gol Tunggal McGinn Bawa Skotlandia ke Kemenangan Perdana Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Skotlandia menang 1-0 atas Haiti di laga kedua Grup C Piala Dunia 2026, berkat gol John McGinn pada menit ke-29.
- Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Skotlandia di putaran final Piala Dunia sejak 1998, sekaligus mengakhiri puasa 36 tahun.
- Haiti tampil spartan dan beberapa kali mengancam, namun penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat mereka gagal menyamakan kedudukan.
Skotlandia akhirnya memutus kutukan penampilan di Piala Dunia. Gol tunggal John McGinn pada babak pertama mengantar The Tartan Army meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2026, sekaligus mengakhiri puasa kemenangan di turnamen global yang sudah berlangsung sejak 1998.
Bermain di hadapan pendukung yang bergemuruh di Boston, laga Grup C antara Skotlandia dan Haiti berjalan sengit sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan, namun Skotlandia lebih dominan dalam penguasaan bola. Scott McTominay hampir membuka keunggulan pada menit ketujuh, namun sundulannya masih melambung di atas mistar. Beberapa menit kemudian, gelandang Manchester United itu kembali mengancam dengan tembakan yang membentur tiang gawang.
Haiti tidak tinggal diam. Tim asuhan pelatih Gabriel Calderรณn beberapa kali merepotkan lini pertahanan Skotlandia melalui serangan balik cepat. Namun, pada menit ke-29, Skotlandia berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari umpan panjang yang ditahan apik oleh Che Adams, bola kemudian dialirkan ke Ben Gannon-Doak yang melepaskan umpan silang ke kotak penalti. Meski sempat dipotong pemain Haiti, bola jatuh ke kaki McGinn yang berdiri bebas di tepi kotak penalti. Tanpa ragu, gelandang Aston Villa itu melepaskan tembakan yang sedikit berbelok arah setelah mengenai pemain Haiti, dan bersarang di gawang.
Setelah jeda hidrasi, Haiti mencoba meningkatkan tekanan. Ruben Providence menjadi ancaman terbesar bagi Skotlandia. Pemain sayap Haiti itu melepaskan tembakan rendah yang gagal diamankan sempurna oleh kiper Angus Gunn, memicu kemelut di kotak penalti. Namun, tidak ada pemain Haiti yang mampu menyambar bola muntah. Di babak kedua, McGinn nyaris menggandakan keunggulan, tetapi tembakannya melebar di bawah tekanan Ricardo Ade. Haiti kembali mendapat peluang emas pada menit-menit akhir melalui Frantdzy Pierrot, yang menyundul bola hasil umpan silang, namun sundulannya masih melenceng tipis di samping tiang gawang.
Bagi Skotlandia, kemenangan ini terasa manis. Selain menjadi kemenangan pertama di Piala Dunia setelah 36 tahun, hasil ini juga membuka peluang mereka untuk lolos ke fase gugur. Sementara itu, Haiti harus bekerja keras di laga terakhir melawan tuan rumah Amerika Serikat jika ingin menjaga asa. Pertandingan ini juga menjadi perhatian bagi penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti perkembangan tim-tim underdog di Piala Dunia. Keberhasilan Skotlandia menunjukkan bahwa konsistensi dan kerja keras bisa mengubah sejarah, sebuah pelajaran berharga bagi sepak bola Indonesia yang tengah berbenah.
Dengan kemenangan ini, persaingan di Grup C semakin sengit. Akankah Skotlandia mampu melanjutkan tren positif? Atau justru Haiti yang akan bangkit dan membuat kejutan? Laga pamungkas akan menjawabnya.



