Lansia di Penjaringan Nyaris Diculik Saat Olahraga Pagi: Polisi Buru Komplotan
Baca dalam 60 detik
- Seorang pria lanjut usia berusia 70 tahun selamat dari percobaan penculikan saat berolahraga di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada 16 April lalu.
- Korban yang tidak memiliki konflik dengan siapa pun berhasil melawan pelaku hingga mereka kabur, namun polisi menduga pelaku lebih dari dua orang.
- Polsek Metro Penjaringan masih menyelidiki motif dan mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258568/original/058592500_1781361837-1001372734.jpg)
Seorang kakek berusia 70 tahun nyaris menjadi korban penculikan saat tengah berolahraga pagi di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pekan lalu. Peristiwa yang terekam kamera pengawas itu mengguncang warga setempat dan kini tengah diburu polisi.
Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea mengonfirmasi bahwa insiden terjadi pada 16 April 2026 sekitar pukul 06.55 WIB. Korban berinisial GH sedang berjalan kaki di sekitar rumahnya ketika sebuah mobil tiba-tiba mengikutinya. Satu orang turun dari kendaraan dan berusaha menarik GH secara paksa ke dalam mobil.
Beruntung, GH yang berusia lanjut namun masih bugar memberikan perlawanan sengit. Ia bergulat dengan pelaku hingga keduanya jatuh ke aspal. Teriakan minta tolong korban membuat pelaku ketakutan dan akhirnya melarikan diri. "Korban melawan sehingga pelaku tidak berhasil melakukan penculikan dan pergi dari TKP," ujar Sampson.
Polisi kini mengerahkan penyelidikan ilmiah untuk mengungkap dalang di balik aksi nekat tersebut. Rekaman CCTV dari berbagai sudut di kawasan perumahan tengah dianalisis, termasuk akses keluar-masuk kompleks. "Kami menggunakan scientific crime investigation, menganalisis rekaman CCTV, melihat pintu masuk perumahan," tegas Sampson.
Dari hasil penyelidikan awal, diduga pelaku berjumlah lebih dari dua orangโsatu pengemudi dan setidaknya satu eksekutor di lapangan. Motif masih menjadi teka-teki karena korban mengaku tidak memiliki musuh atau masalah dengan siapa pun. GH, yang bekerja sebagai karyawan swasta, mengaku tidak mengenali para pelaku.
Insiden ini menyoroti kerentanan lansia di ruang publik, terutama saat beraktivitas sendirian di pagi hari. Meski kawasan perumahan biasanya dianggap aman, aksi percobaan penculikan ini menunjukkan bahwa kewaspadaan tetap diperlukan. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya warga lanjut usia, untuk tidak berolahraga sendirian di lokasi sepi dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.
Ke depan, pengungkapan kasus ini akan menjadi ujian bagi kemampuan Polsek Metro Penjaringan dalam memanfaatkan teknologi forensik digital. Apakah rekaman CCTV cukup untuk menangkap komplotan penculik yang masih berkeliaran? Atau justru akan muncul modus serupa di wilayah lain? Publik menanti langkah nyata aparat.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3938373/original/066479600_1645165606-20220218-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jakarta-4.jpg)

