Kontrak Baru di Roma Mandek, Dybala Buka Peluang Hengkang
Baca dalam 60 detik
- Paulo Dybala mengisyaratkan masa depannya di Roma belum pasti setelah pernyataan kontradiktif soal perpanjangan kontrak.
- Pemain Argentina itu menyebut semua klub menjadi opsi, termasuk Boca Juniors, saat negosiasi dengan Roma belum mencapai kata sepakat.
- Situasi ini berpotensi mengubah rencana Roma di bursa transfer dan persaingan Serie A musim depan.

Paulo Dybala mengguncang rencana AS Roma setelah pernyataannya di media Argentina justru mempertanyakan kepastian perpanjangan kontrak yang sebelumnya dianggap tinggal formalitas. Bintang asal Argentina itu mengaku belum mengambil keputusan dan membuka pintu bagi klub lain, termasuk Boca Juniors, di tengah negosiasi yang mandek.
Dalam wawancara dengan ESPN sesaat tiba di Cordoba, Dybala mengatakan bahwa ia masih menjadi pemain Roma hingga akhir bulan, namun enggan berbicara lebih jauh soal masa depannya demi menghormati klub. “Kita lihat saja nanti,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa saat ini setiap tim menjadi opsi, bahkan Instituto—klub masa kecilnya—agar tidak ada yang marah.
Pernyataan ini kontras dengan laporan sebelumnya yang menyebut kesepakatan baru tinggal menunggu tanda tangan. Dybala, yang bergabung dengan Roma secara gratis pada 2022, telah menjadi pilar penting di lini depan. Kontribusinya berupa gol-gol krusial dan kreativitas membuatnya sulit digantikan. Namun, ketidakpastian kontrak ini muncul di saat Roma tengah mematangkan skuad untuk kembali ke Liga Champions.
Komentar Dybala soal kemungkinan kembali ke Boca Juniors juga menarik perhatian. Klub asal Argentina itu memang lama dikaitkan dengan pemain berusia 30 tahun tersebut. Meski ia tidak menutup pintu, kepindahan ke Boca akan menjadi langkah mundur secara kompetitif, mengingat Roma menawarkan panggung Eropa yang lebih bergengsi.
Bagi Roma, situasi ini menjadi ujian bagi direktur olahraga Tiago Pinto. Jika Dybala pergi, klub harus mencari pengganti dengan kualitas setara di bursa transfer yang semakin ketat. Di sisi lain, mempertahankannya dengan gaji tinggi bisa mengganggu keseimbangan keuangan klub yang tengah berupaya mematuhi aturan Financial Fair Play.
Dari perspektif penggemar sepak bola Indonesia, nasib Dybala akan memengaruhi daya tarik Serie A di Tanah Air. Pemain dengan basis penggemar besar seperti Dybala kerap menjadi magnet penonton. Jika ia hengkang ke Boca, laga-laga Roma mungkin kehilangan sedikit pamor, meski Liga Italia tetap kompetitif.
Ke depannya, keputusan Dybala akan menjadi sinyal bagi klub-klub Eropa lainnya. Apakah ia akan bertahan di Roma dan menandatangani kontrak baru, atau memilih petualangan baru di Amerika Selatan? Satu hal yang pasti, ketidakpastian ini membuat bursa transfer musim panas semakin menarik untuk diikuti.



