Tottenham Pasang Harga Selangit untuk Vuskovic, Brighton Terus Bernegosiasi
Baca dalam 60 detik
- Tottenham menetapkan harga minimal £60 juta untuk Luka Vuskovic, dua kali lipat dari tawaran awal Brighton sebesar £30 juta.
- Brighton terus mendesak transfer bek Kroasia berusia 19 tahun itu, yang dikabarkan ingin hengkang demi menit bermain reguler.
- Negosiasi kedua klub juga mencakup Jan Paul van Hecke, dengan Tottenham optimistis mencapai kesepakatan sebelum akhir pekan.

Persaingan bursa transfer antara Tottenham Hotspur dan Brighton & Hove Albion semakin memanas setelah The Lilywhites secara tegas menolak tawaran awal untuk Luka Vuskovic. Klub London utara itu dilaporkan hanya akan melepas bek muda Kroasia tersebut jika ada tawaran di atas £60 juta, lebih dari dua kali lipat nilai yang diajukan Brighton.
Brighton, yang dikenal sebagai salah satu klub paling cerdik dalam merekrut talenta muda, telah mengirimkan proposal senilai sekitar £30 juta untuk Vuskovic. Namun, Tottenham menilai bek berusia 19 tahun itu sebagai aset jangka panjang yang tak tergantikan, terutama setelah penampilan gemilangnya saat dipinjamkan ke Hamburg musim lalu. Vuskovic bahkan masuk dalam tim terbaik Bundesliga, sebuah pencapaian yang membuat sejumlah raksasa Eropa seperti Barcelona dan Bayern Munich turut memantaunya.
Menurut jurnalis Sky Sports, Michael Bridge, Tottenham tidak akan tergoda untuk bernegosiasi di bawah angka £60 juta. Sikap ini menunjukkan keyakinan penuh klub terhadap potensi Vuskovic yang dinilai sebagai salah satu bek muda paling menjanjikan di Eropa. Postur fisiknya yang kokoh, ketenangan dalam menguasai bola, serta kemampuan membaca permainan menjadi daya tarik utama yang membuat banyak klub rela mengeluarkan dana besar.
Di sisi lain, Brighton tidak tinggal diam. Klub asal pantai selatan Inggris itu terus melobi Tottenham, berharap keinginan Vuskovic untuk pindah dapat melunakkan sikap Spurs. Sang pemain dikabarkan tertarik bergabung dengan Brighton karena peluang bermain reguler yang lebih besar, sesuatu yang mungkin sulit ia dapatkan di Tottenham yang memiliki lini belakang padat.
Yang menarik, negosiasi ini tidak berdiri sendiri. Tottenham juga tengah berupaya mendatangkan bek Brighton, Jan Paul van Hecke, yang menjadi target utama Spurs. Kedua klub saling terkait dalam dua transfer potensial, dan perkembangan satu kasus dapat memengaruhi yang lain. Tottenham optimistis kesepakatan untuk Van Hecke bisa tercapai pada akhir pekan ini, meski Brighton sejauh ini menolak beberapa pendekatan awal.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan ini menjadi contoh bagaimana klub-klub Premier League memanfaatkan bursa transfer untuk memperkuat tim sambil tetap mempertahankan aset muda berbakat. Strategi Tottenham yang mematok harga tinggi untuk Vuskovic mengingatkan pada pendekatan klub-klub Eropa dalam menjaga pemain potensial, sebuah pelajaran berharga bagi klub-klub Asia yang mulai aktif di pasar global.
Dengan waktu yang terus berjalan, pertanyaan besarnya adalah: akankah Brighton meningkatkan tawaran mereka hingga mencapai angka yang diminta Tottenham? Atau justru Spurs yang akan melunak karena desakan sang pemain? Satu hal yang pasti, perburuan tanda tangan Vuskovic masih jauh dari kata usai.



