Jay Idzes dan Rizky Ridho Bersatu Bela Beckham Putra dari Cemoohan Suporter
Baca dalam 60 detik
- Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes mengecam aksi oknum suporter yang mencemooh Beckham Putra usai laga Indonesia vs Mozambik.
- Beckham menjadi sasaran ejekan bernada rivalitas Persib vs Persija saat baru masuk lapangan pada menit akhir pertandingan.
- Para pemain Timnas menyerukan penghentian rivalitas klub demi persatuan Garuda di tengah persiapan menuju Piala Dunia 2026.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539814/original/013122100_1774621804-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-11.jpg)
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, angkat bicara setelah rekan setimnya, Beckham Putra, menjadi korban cemoohan oknum suporter usai laga uji coba melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (9/6/2026) malam. Melalui unggahan di Instagram Story, bek Sassuolo itu menegaskan bahwa Beckham adalah bagian tak terpisahkan dari skuad Garuda dan meminta semua pihak untuk meninggalkan rivalitas klub saat membela tim nasional.
Insiden bermula ketika Beckham, yang baru masuk pada menit ke-90+4 menggantikan Ragnar Oratmangoen, mendapat hujatan dari sejumlah penonton. Ejekan tersebut diduga berkaitan dengan rivalitas panas antara Persib Bandung, klub asal Beckham, dan Persija Jakarta. Beckham terlihat kesal dan nyaris terlibat friksi sebelum dilerai oleh Kevin Diks, bek Borussia Mönchengladbach, yang meminta suporter untuk tenang.
Kejadian ini menjadi perhatian luas di media sosial, termasuk dari sesama pemain Timnas. Rizky Ridho, bek Persija Jakarta, juga memberikan dukungan penuh kepada Beckham. Dalam unggahan Instagram Stories-nya, Ridho menekankan bahwa setiap pemain yang memperkuat Tim Garuda telah menanggalkan identitas klub. “Kita mungkin datang dari klub yang berbeda, tetapi saat mengenakan jersey tim nasional, kita adalah satu keluarga,” tulisnya. Ia mengajak suporter untuk menghentikan kebencian dan provokasi, serta mendukung siapa pun yang berjuang untuk lambang Garuda.
Fenomena rivalitas klub yang terbawa ke tribun tim nasional bukanlah hal baru di sepak bola Indonesia. Namun, menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, persatuan suporter menjadi krusial. Timnas Indonesia tengah mempersiapkan diri menghadapi turnamen akbar tersebut, dan insiden seperti ini bisa mengganggu fokus pemain serta atmosfer dukungan.
Jay Idzes, yang baru bergabung dengan Timnas Indonesia setelah naturalisasi, menulis di Instagram: “Begitu kami mengenakan jersey Timnas Indonesia, kami semua bersatu. Kamu adalah bagian dari kami @beckham_put7.” Pesan ini menjadi pengingat bahwa di level tim nasional, identitas klub harus dikesampingkan demi tujuan bersama.
Ke depan, PSSI dan panitia penyelenggara diharapkan dapat meningkatkan pengamanan dan edukasi kepada suporter agar insiden serupa tidak terulang. Pertanyaan yang muncul: apakah rivalitas antarklub akan terus menghantui perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026?



