Pesta Gol di Hari Keempat Piala Dunia 2026: Jerman dan Swedia Tampil Mempesona
Baca dalam 60 detik
- Jerman menghancurkan Curacao 7-0 dengan penampilan gemilang Nathaniel Brown dan Deniz Undav.
- Swedia menundukkan Tunisia 3-0 berkat dua gol jarak jauh Yasin Ayari dan kontribusi Alexander Isak.
- Total 19 gol tercipta di empat laga, rata-rata 4,75 gol per pertandingan, menandai turnamen yang ofensif.
Hari keempat Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat dan Meksiko menyajikan pesta gol yang memukau. Sebanyak 19 gol bersarang di empat pertandingan, dengan Jerman dan Swedia menjadi bintang utama setelah masing-masing mencetak kemenangan telak. Tidak hanya itu, Jepang menunjukkan kegigihan dengan dua kali menyamakan kedudukan melawan Belanda, sementara Pantai Gading mencuri kemenangan dramatis atas Ekuador di menit akhir.
Di Stadion NRG, Houston, Jerman langsung tancap gas dengan menghancurkan debutan Curacao 7-0. Felix Nmecha membuka keunggulan, namun Curacao sempat menyamakan skor melalui Livano Comenecia. Namun, dua gol cepat sebelum turun minum mengembalikan kendali Jerman. Di babak kedua, Jamal Musiala, Nathaniel Brown, dan pemain pengganti Deniz Undav (satu gol, dua assist) menambah pundi-pundi gol. Kemenangan ini menegaskan status Jerman sebagai kandidat kuat juara.
Di Dallas, Belanda dua kali unggul lebih dulu melalui Virgil van Dijk dan Crysencio Summerville, namun Jepang selalu mampu membalas. Keito Nakamura dan Daichi Kamada menjadi pahlawan dengan gol penyama. Hasil imbang 2-2 ini menunjukkan mental baja Samurai Biru yang pantang menyerah, meski harus puas berbagi poin.
Laga paling dramatis terjadi di Philadelphia. Pertandingan antara Pantai Gading dan Ekuador tampak akan berakhir tanpa gol, hingga menit akhir. Wilfried Singo memberikan umpan terobosan kepada Amad Diallo yang masuk sebagai pemain pengganti. Dengan tenang, Amad melepaskan tembakan melengkung melewati kiper Hernan Galindez untuk memastikan kemenangan 1-0. Ini menjadi kemenangan penting bagi Pantai Gading di Grup H.
Sementara itu, di Monterrey, Swedia tampil impresif dengan menaklukkan Tunisia 3-0. Gelandang muda Yasin Ayari, yang berayah Tunisia, mencetak dua gol spektakuler dari luar kotak penalti. Alexander Isak juga bersinar dengan satu gol dan dua assist. Kemenangan ini membuka peluang Swedia untuk lolos ke babak selanjutnya.
Bagi Indonesia, gelaran Piala Dunia 2026 ini menjadi tontonan yang menarik, terutama dengan banyaknya gol dan kejutan. Meski tidak ada wakil Asia Tenggara, performa Jepang yang gigih melawan Belanda bisa menjadi inspirasi bagi pengembangan sepak bola di tanah air. Pertandingan-pertandingan sengit seperti ini juga meningkatkan antusiasme masyarakat Indonesia yang dikenal sebagai penggemar sepak bola fanatik.
Dengan rata-rata hampir lima gol per pertandingan, Piala Dunia 2026 sejauh ini menjanjikan turnamen yang ofensif dan menghibur. Pertanyaan besarnya: akankah tim-tim besar lain seperti Brasil dan Argentina mampu menyamai ketajaman Jerman dan Swedia? Atau justru akan muncul kejutan dari tim-tim underdog?



