Suporter Thailand Khawatir Timnas Dibantai Indonesia di Piala Asia 2027 Jika Hudson Tak Dipecat
Baca dalam 60 detik
- Kekhawatiran suporter Thailand memuncak setelah timnas hanya bermain imbang melawan Kuwait dan China di FIFA Matchday 2026.
- Kritik tajam dialamatkan kepada pelatih Anthony Hudson yang dinilai gagal membangun identitas permainan dan terlalu mengandalkan pemain senior.
- Di sisi lain, Timnas Indonesia justru menunjukkan peningkatan performa dengan kemenangan meyakinkan atas Oman dan Mozambik, memicu kecemasan akan hasil buruk di Grup F Piala Asia 2027.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4276786/original/053781000_1672333103-29221220AA_Piala_AFF_2022_Indonesia_vs_Thailand_32.JPG)
Kekhawatiran suporter Thailand terhadap masa depan tim nasional mereka mencapai titik puncak setelah dua hasil imbang yang mengecewakan di FIFA Matchday 2026, memicu spekulasi bahwa skuad Gajah Perang akan menjadi bulan-bulanan Indonesia di Piala Asia 2027 jika pelatih Anthony Hudson tetap bertahan.
Thailand hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Kuwait dan 0-0 saat bertandang ke China. Performa tersebut dinilai jauh dari harapan, terutama karena lawan yang dihadapi bukanlah tim papan atas Asia. Akun @ThaiFootball di media sosial X melontarkan kritik pedas, menyebut Hudson gagal memberikan identitas permainan yang jelas. "Aku yakin kita bakal dapat 0 poin di Piala Asia dan dihajar habis-habisan oleh Indonesia kalau Hudson tetap jadi pelatih," tulisnya.
Kritik juga menyasar pendekatan taktik Hudson yang dinilai terlalu defensif. Dalam laga melawan China, Thailand hanya melepaskan tiga tembakan selama 90 menit dengan formasi 3-5-2 yang kaku. Lebih mengkhawatirkan lagi, susunan pemain inti Thailand memiliki rata-rata usia 31,8 tahun—tertua dalam sejarah tim nasional. Rekor sebelumnya, 30,5 tahun, juga dipegang Hudson saat mengalahkan Singapura pada November 2025. Keputusan memanggil delapan pemain di atas 30 tahun dianggap menghambat regenerasi yang sangat dibutuhkan jelang Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
Kekhawatiran suporter Thailand semakin beralasan jika melihat perkembangan pesat Timnas Indonesia. Di bawah asuhan John Herdman, skuad Garuda berhasil mengalahkan Oman 3-0 dan Mozambik 1-0 dalam dua laga FIFA Matchday Juni 2026. Hasil ini menunjukkan peningkatan signifikan yang berbanding terbalik dengan stagnasi Thailand. Di Grup F Piala Asia 2027, Indonesia, Thailand, Jepang, dan Qatar akan saling berhadapan. Jepang dan Qatar di atas kertas lebih unggul, namun pertarungan sengit diprediksi terjadi antara Indonesia dan Thailand untuk memperebutkan posisi ketiga atau keempat.
Menurut pengamat sepak bola Asia, kegagalan Hudson dalam memanfaatkan waktu persiapan menjadi sorotan utama. Dengan hanya enam hingga tujuh bulan tersisa hingga turnamen, dua pertandingan uji coba yang berakhir tanpa kemenangan dianggap sebagai peluang yang terbuang. "Hudson memiliki waktu 6-7 bulan hingga Piala Asia untuk membangun skuad generasi barunya dan menerapkan gagasannya ke dalam tim. Kini dia telah menyia-nyiakan dua pertandingan tanpa hasil," tulis @ThaiFootball. Kritik juga menyebut Hudson memanggil pemain senior yang tidak dalam performa terbaik, sementara pemain muda potensial tidak mendapat kesempatan.
Bagi Indonesia, situasi ini menjadi angin segar. Kemenangan meyakinkan atas Oman dan Mozambik membuktikan bahwa program pembinaan timnas berjalan ke arah yang benar. Jika Thailand terus berkutat dengan masalah internal, bukan tidak mungkin Indonesia justru menjadi tim yang lebih diunggulkan dalam duel Asia Tenggara di Piala Asia nanti. Pertanyaannya, mampukah Hudson membalikkan keadaan sebelum turnamen dimulai, atau justru akan menjadi saksi kebangkitan sepak bola Indonesia?



