Hadapi Mozambik, John Herdman Dituntut Hadirkan Wajah Baru Timnas Indonesia
Baca dalam 60 detik
- Pengamat sepak bola menilai pelatih John Herdman perlu menyusun strategi baru agar Timnas Indonesia tidak mudah dibaca lawan saat menjamu Mozambik.
- Perbedaan karakter fisik dan teknik pemain Afrika dibanding Timur Tengah menjadi alasan utama perlunya variasi permainan dari skema sebelumnya.
- Jika berhasil menerapkan taktik segar, Herdman akan membuktikan kedalaman taktiknya sekaligus meningkatkan daya saing tim di level internasional.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539867/original/084374500_1774653145-Timnas_Indonesia_vs_Saint_Kitts_and_Nevis-33.jpg)
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dihadapkan pada ujian taktik yang lebih berat saat timnya bersiap meladeni Mozambik dalam laga kedua FIFA Matchday Juni di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (9/6/2026) malam. Pengamat sepak bola nasional menilai mantan arsitek timnas Kanada itu harus menyiapkan pola permainan baru agar tidak mudah ditebak lawan yang sudah mengintai kelemahan skuad Garuda.
Gusnul Yakin, pengamat sepak bola yang pernah menukangi Arema, menekankan bahwa kemenangan telak 3-0 atas Oman pada Jumat lalu tidak boleh membuat Herdman terlena. Menurutnya, Mozambik memiliki karakteristik berbeda yang membutuhkan pendekatan khusus. โPemain Afrika secara fisik lebih kuat, mengandalkan teknik, dan minim drama. Ini tantangan tersendiri,โ ujar Gusnul dalam analisisnya.
Ia menambahkan, postur pemain Mozambik yang lebih tinggi dan langkah kaki panjang mengharuskan lini belakang Indonesia memperbaiki komunikasi dan membangun pertahanan berlapis. Meski clean sheet diraih saat melawan Oman, Gusnul melihat masih ada kebocoran yang perlu diantisipasi. โMereka akan mengincar celah itu,โ katanya.
Di sisi lain, lini depan juga perlu variasi baru. Gusnul menilai skema serangan saat melawan Oman sudah baik, tetapi Mozambik diprediksi akan bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik. โButuh trik baru, baik lewat open play maupun set pieces,โ imbuhnya. Ia juga menyoroti pentingnya mobilitas pemain dan harmonisasi antarlini untuk saling mengisi posisi kosong.
Herdman sendiri menegaskan pentingnya sikap rendah hati setelah kemenangan atas Oman. Namun, publik sepak bola Indonesia menanti apakah ia akan mempertahankan pola yang sudah berjalan atau berani bereksperimen. โKalau John Herdman punya taktik baru, itu akan membuktikan kekayaan khazanah permainannya,โ kata Gusnul.
Pertandingan melawan Mozambik menjadi ajang pembuktian bagi Herdman untuk menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya pelatih dengan satu gaya. Dengan persiapan yang matang, Timnas Indonesia berpeluang meraih hasil positif sekaligus memperkuat fondasi menuju kualifikasi Piala Dunia 2026. Akankah Herdman mengambil risiko atau bermain aman? Jawabannya akan terlihat di lapangan nanti malam.



