Kapten Persis Solo Terancam Hengkang: Andrei Alba Belum Dihubungi Manajemen soal Kontrak Baru
Baca dalam 60 detik
- Andrei Alba, kapten Persis Solo, mengaku belum menerima tawaran perpanjangan kontrak dari manajemen klub setelah degradasi.
- Gelandang asal Brasil itu masih bertahan di Solo demi anaknya yang akan lulus sekolah, namun masa depannya di klub tidak jelas.
- Situasi ini dipengaruhi oleh perubahan regulasi Liga 2 musim depan yang membuat klub menunda negosiasi kontrak.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5834392/original/005930000_1778736608-634207296_18559468951038346_444791429362435479_n.jpg)
Kapten Persis Solo, Andrei Alba, mengaku belum mendapatkan kepastian soal masa depannya di klub yang baru ia bela sejak pertengahan musim lalu. Gelandang asal Brasil itu masih menunggu komunikasi dari manajemen Laskar Sambernyawa terkait rencana perpanjangan kontrak, sementara kompetisi BRI Super League 2025/2026 telah usai.
Alba mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada perwakilan klub yang menghubunginya untuk membahas kontrak baru. Ia memilih tetap tinggal di Kota Solo sembari menunggu anaknya menyelesaikan pendidikan sekolah minggu ini. “Sejauh ini belum ada pembicaraan soal kontrak. Belum ada yang dari pihak klub yang menghubungi saya,” kata pemain berusia 31 tahun itu kepada Bola.com, Senin (8/6/2026).
Pemain yang direkrut pada pertengahan musim 2025/2026 ini langsung dipercaya pelatih Milomir Seslija sebagai kapten tim. Dalam 15 penampilannya, ia mencatatkan tiga assist dan menjadi andalan di lini tengah dengan 12 kali menjadi starter. Namun, perannya mulai berkurang menjelang akhir musim, seiring dengan kegagalan Persis Solo bertahan di kasta tertinggi.
Alba menduga situasi ini tidak lepas dari rencana perubahan regulasi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. “Ada beberapa perubahan aturan di Liga 2 yang berkaitan dengan situasi tertentu. Jadi saya belum menerima tawaran apa pun dari pihak klub,” ujarnya. Ketidakpastian regulasi membuat klub-klub yang terdegradasi cenderung menunda negosiasi kontrak pemain hingga kepastian aturan turun.
Di tengah ketidakjelasan ini, Alba mengaku belum menerima tawaran dari klub lain. Agennya pun belum memberikan kabar mengenai minat tim lain. “Sejauh ini, agen saya belum memberi kabar terbaru kepada saya soal penawaran dari klub lainnya,” kata eks pemain Chapecoense dan SC Delhi tersebut. Ia berencana menghabiskan liburan bersama keluarga sambil menunggu perkembangan.
Bagi Persis Solo, kehilangan kapten seperti Alba bisa menjadi pukulan tersendiri. Pengalamannya di kasta tertinggi Brasil dan India menjadi aset berharga, terutama jika klub ingin segera bangkit kembali ke Liga 1. Namun, dengan situasi keuangan yang kerap menjadi kendala bagi klub yang baru terdegradasi, keputusan manajemen untuk tidak terburu-buru memperpanjang kontrak bisa dimaklumi.
Ke depan, nasib Alba akan sangat tergantung pada hasil negosiasi antara manajemen Persis Solo dan dirinya, serta kejelasan regulasi Liga 2. Apakah ia akan bertahan menjadi pilar kebangkitan Laskar Sambernyawa, atau justru memilih mencari tantangan baru di klub lain? Jawabannya mungkin baru akan terlihat dalam beberapa pekan mendatang.



