Lima Pemain Lokal Persib Terancam Hengkang Gara-gara Minim Menit Bermain
Baca dalam 60 detik
- Persaingan ketat di skuad Persib membuat sejumlah pemain lokal terpinggirkan dan berpotensi pindah klub.
- Alfeandra Dewangga, Robi Darwis, dan tiga pemain lain masuk daftar incaran Arema FC dan Persik Kediri.
- Kepergian para pemain ini bisa mengubah komposisi tim Persib musim depan dan membuka peluang bagi pemain muda.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6718602/original/081755600_1779534644-BL1_1011.jpg.jpeg)
Minimnya kesempatan bermain di tim utama Persib Bandung membuat lima pemain lokal mulai mempertimbangkan langkah hengkang pada bursa transfer musim depan. Meski klub belum mengumumkan secara resmi daftar pemain yang dilepas, rumor perpindahan sudah merebak di kalangan suporter.
Persib yang baru saja meraih gelar juara BRI Super League untuk ketiga kalinya secara beruntun memiliki skuad yang sangat kompetitif. Hal ini membuat beberapa pemain lokal kesulitan menembus tim inti dan lebih sering duduk di bangku cadangan. Situasi ini memicu spekulasi bahwa mereka akan mencari klub baru demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.
Nama pertama yang santer dikabarkan akan hengkang adalah Alfeandra Dewangga. Bek sayap berusia 24 tahun itu hanya tampil dalam sembilan pertandingan liga dan tiga laga di AFC Champions League Two musim ini. Ia kalah bersaing dengan Eliano Reijnders dan Frans Putros di sektor belakang. Arema FC disebut-sebut sebagai peminat utama pemain yang direkrut untuk menggantikan Edo Febriansah tersebut.
Gelandang Robi Darwis juga masuk dalam daftar pemain yang berpotensi pergi. Pemain berusia 22 tahun itu dikabarkan ingin mencari tantangan baru setelah mencatatkan sejarah bersama Persib. Sebelumnya, ia sempat dipinjamkan ke Dewa United, namun dipanggil kembali oleh pelatih Bojan Hodak pada paruh musim. Robi dikenal memiliki determinasi tinggi, keberanian berduel, dan lemparan ke dalam jarak jauh yang kerap merepotkan lawan. Arema FC juga dikaitkan dengan pemain Timnas U-23 ini.
Tiga pemain lain yang berpotensi hengkang adalah Rezaldi Hehanussa, Hamra Hehanussa, dan Henhen. Ketiganya menjalani masa peminjaman di Persik Kediri pada musim ini. Rezaldi, yang dipinjamkan setelah pulih dari cedera, mencatatkan delapan penampilan bersama Macan Putih. Adiknya, Hamra, justru menjadi pilihan utama di lini belakang Persik dan bahkan sempat mengenakan ban kapten. Henhen, yang juga dipinjamkan ke Persik, sukses mencatatkan 18 penampilan dan dikenal sebagai bek tangguh dengan kecepatan dan etos kerja tinggi. Ketiganya kemungkinan besar akan direkrut permanen oleh Persik Kediri.
Kepergian kelima pemain ini akan berdampak pada kedalaman skuad Persib. Di satu sisi, klub bisa merampingkan tim dan memberi ruang bagi pemain muda. Namun, di sisi lain, kehilangan pemain berpengalaman seperti Henhen dan Rezaldi bisa mengurangi opsi di lini belakang. Persib perlu segera menentukan sikap dan mencari pengganti yang tepat jika ingin mempertahankan dominasi di liga.
Bagi para pemain, langkah hengkang bisa menjadi kesempatan untuk mengembangkan karier. Arema FC dan Persik Kediri tampaknya menjadi destinasi paling realistis. Pertanyaannya, akankah Persib melepas mereka dengan harga yang wajar, atau justru mempertahankan dengan memberikan jaminan menit bermain lebih banyak? Keputusan ini akan menjadi salah satu cerita menarik dalam bursa transfer musim depan.



