Pirlo Siap Tangani Italia, Inter Bersenjata Buru Romero
Baca dalam 60 detik
- Andrea Pirlo menjadi kandidat utama pelatih Timnas Italia setelah Pep Guardiola menolak tawaran, dengan target membawa Gli Azzurri ke Piala Dunia 2030.
- Inter Milan mengintensifkan negosiasi dengan Tottenham untuk mendatangkan Cristian Romero dengan skema pinjaman plus opsi beli, meski masih terkendala gaji dan permintaan Spurs.
- Bursa transfer Serie A kian panas: Milan mendekati Karetsas, Juventus memburu pemain Jepang senilai 30 juta euro, sementara Roma dan Atalanta juga bergerak.

Andrea Pirlo diproyeksikan menjadi nahkoda baru Timnas Italia setelah Pep Guardiola secara resmi menolak tawaran Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Target ambisius telah ditetapkan: membawa Italia kembali berjaya di Piala Dunia 2030. Kontrak berdurasi empat tahun telah disiapkan, meski legenda Gianluigi Buffon disebut menolak bergabung dalam jajaran staf kepelatihan.
Keputusan Guardiola yang menyatakan “merasa tidak layak” membuka jalan bagi Pirlo, yang sebelumnya sempat melatih Juventus dan Fatih Karagümrük. Direktur teknik FIGC, Paolo Maldini, bersama direktur olahraga Leonardo, bergerak cepat setelah mendapat jawaban negatif dari pelatih asal Spanyol itu. Pengumuman resmi diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat, kemungkinan pada Selasa mendatang. Pirlo, yang pernah mempersembahkan gelar Serie A bersama Juventus sebagai pelatih, dianggap sebagai sosok ideal untuk memulai era baru dari bangku cadangan Nazionale.
Di bursa transfer, Inter Milan menunjukkan ambisi besar untuk memperkuat lini pertahanan dengan menargetkan bek Tottenham Hotspur, Cristian Romero. Direktur olahraga Nerazzurri, Piero Ausilio, telah mengadakan pertemuan dengan agen pemain asal Argentina tersebut. Skema yang diinginkan mirip dengan transfer Manuel Akanji ke Manchester City: pinjaman dengan opsi beli. Namun, masih ada tiga hambatan utama: gaji Romero yang tinggi, permintaan Tottenham, dan persaingan dari klub lain. Inter berharap dapat memanfaatkan hubungan baik dengan Spurs, yang sebelumnya telah melepas pemain dengan formula serupa.
Sementara itu, AC Milan juga tidak tinggal diam. Rossoneri dikabarkan mengincar gelandang muda Karetsas setelah mendapatkan dana segar dari potensi transfer Rafael Leão ke Turki. Di kubu Juventus, negosiasi dengan Parma untuk seorang pemain asal Jepang—dengan nilai sekitar 30 juta euro—terus berjalan. Nama Fabio Miretti disebut-sebut bisa menjadi bagian dari kesepakatan. Alternatif lain, kiper Vicario dari Empoli, menjadi opsi jika negosiasi buntu. Tottenham bahkan tidak memanggil Vicario untuk tur pramusim, memberi isyarat bahwa ia bisa dipinjamkan.
Konteks Indonesia: Dampak bagi Pecinta Serie A
Perkembangan bursa transfer Serie A selalu dinantikan penggemar sepak bola Indonesia, mengingat popularitas liga Italia di Tanah Air. Jika Inter berhasil mendatangkan Romero, lini belakang Inter akan semakin kokoh dan berpotensi menarik perhatian penonton Indonesia yang mengikuti Liga Champions. Sementara itu, kabar Pirlo sebagai pelatih Italia juga menjadi nostalgia bagi penggemar yang mengingat masa kejayaan sang maestro sebagai gelandang. Belum ada pemain Indonesia yang dikaitkan langsung, namun iklim transfer yang agresif menunjukkan bahwa klub-klub Italia serius membangun skuad kompetitif—hal yang dinantikan oleh pecinta sepak bola nasional.
Selain itu, Atalanta di bawah asuhan Gian Piero Gasperini juga bergerak cepat. Direktur olahraga mereka, Giovanni D'Amico, dikebut untuk menyelesaikan perekrutan. Nama Nusa dan El Mala menjadi target, sementara Roma memburu Castro dan Tresoldi. Aston Villa, klub Premier League, menolak melepas kiper Emiliano Martínez, sehingga pelatih Italia Luciano Spalletti pun mempercepat opsi kiper lain. Situasi ini menambah dinamika bursa transfer yang masih panjang hingga akhir Agustus.
Di sisi lain, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, kembali menunjukkan kejelian taktiknya. Sejarah mencatat bagaimana ia mentransformasi peran Mario Mandžukić sebagai winger dan Kevin-Prince Boateng sebagai gelandang serang. Kemampuan membaca pertandingan menjadi modal berharga untuk menghadapi musim baru. Sementara itu, juru taktik Liverpool Jürgen Klopp memberikan peringatan keras: “Jangan sentuh keluargaku,” terkait isu yang belum jelas sumbernya, namun menambah sensasi di media olahraga Italia.
Dengan berbagai drama dan negosiasi yang berlangsung, Serie A musim depan diprediksi akan semakin ketat. Pertanyaan besarnya: akankah Pirlo mampu membangun ulang kejayaan Italia seperti saat ia menjadi pemain? Atau justru Inter yang akan keluar sebagai penguasa baru Italia dengan skuad yang dirombak habis-habisan? Hanya waktu yang akan menjawab, namun satu hal pasti—bursa transfer kali ini menyajikan cerita yang tak kalah seru dari pertandingan di lapangan.



