Sempurna di Fase Grup, Timnas U-19 Masih Punya Pekerjaan Rumah Jelang Semifinal
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia U-19 lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2026 dengan poin sempurna setelah menaklukkan Vietnam 2-1.
- Pelatih Nova Arianto mengakui masih ada aspek yang perlu diperbaiki, terutama konsistensi permainan dan antisipasi cedera pemain kunci.
- Evaluasi akan difokuskan pada strategi menghadapi calon lawan dari Grup B yang belum ditentukan, serta pemulihan Reno Salampessy.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7591053/original/027682300_1780373467-Media_2.jpg)
Timnas Indonesia U-19 memastikan tiket semifinal Piala AFF U-19 2026 dengan status juara Grup A, namun pelatih Nova Arianto menegaskan bahwa perjalanan tim belum selesai. Meski meraih sembilan poin dari tiga laga, sejumlah kekurangan masih harus dibenahi sebelum menghadapi laga empat besar yang diprediksi akan lebih berat.
Garuda Muda menutup fase grup dengan kemenangan 2-1 atas Vietnam di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Minggu (7/6/2026). Dua gol kemenangan dicetak oleh Reno Salampessy pada menit ke-22 dan Evandra Florasta melalui titik putih di masa injury time (90+1'). Vietnam sempat menyamakan kedudukan lewat Nguyen Quoc Khanh pada menit ke-73, namun Indonesia mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.
Hasil ini membuat Indonesia keluar sebagai pemuncak klasemen Grup A dengan koleksi sembilan poin, unggul atas Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste. Namun, Nova Arianto enggan berpuas diri. Ia menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan transisi bertahan.
"Pastinya masih ada beberapa yang kami lakukan evaluasi. Kami lihat situasinya karena setelah ini kami akan menunggu Australia, Thailand, atau Malaysia, dan kami baru persiapkan tim ini ke depan," ujar Nova dalam konferensi pers usai pertandingan. Pelatih berusia 46 tahun itu menekankan pentingnya adaptasi terhadap karakter calon lawan yang akan diketahui setelah babak penyisihan Grup B selesai.
Selain aspek taktik, kondisi fisik pemain juga menjadi perhatian. Reno Salampessy, penyerang Persipura Jayapura, ditarik keluar pada menit ke-34 karena cedera. Ia terlihat berjalan pincang saat merayakan kemenangan bersama rekan setim. Nova mengonfirmasi bahwa tim medis akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kesiapannya di semifinal. "Semoga Reno dalam kondisi baik dan dia bisa main di babak semifinal," harapnya.
Kemenangan ini sekaligus menjadi modal berharga bagi Garuda Muda untuk menghadapi tekanan di fase gugur. Namun, konsistensi permainan masih menjadi catatan. Pada laga sebelumnya melawan Myanmar, Indonesia sempat kebobolan lebih dulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan. Nova menilai hal ini harus segera diperbaiki agar tidak terulang di laga krusial.
Piala AFF U-19 2026 menjadi ajang pembuktian bagi generasi muda Indonesia setelah sukses di level senior. Dengan status juara grup, ekspektasi publik pun meningkat. Namun, Nova mengingatkan agar pemain tetap fokus dan tidak terlena. Tantangan di semifinal dipastikan lebih berat, terlebih jika harus berhadapan dengan Australia yang dikenal memiliki fisik kuat.
Pertanyaan besarnya, apakah Garuda Muda mampu mempertahankan performa sempurna dan melaju ke final? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa hari ke depan, saat evaluasi dan persiapan matang dilakukan.



