Setelah 20 Tahun, Mis-Teeq Isyaratkan Comeback dengan Musik Baru
Baca dalam 60 detik
- Trio Mis-Teeq kembali ke panggung dalam dua konser besar, memicu spekulasi reuni permanen setelah lebih dari dua dekade vakum.
- Anggota grup mengaku terbuka untuk rekaman baru, meski belum ada rencana resmi; sumber industri menyebut mereka sudah menerima tawaran lagu.
- Kembalinya Mis-Teeq tak hanya menghidupkan nostalgia, tetapi juga memperkuat posisi Alesha Dixon di industri hiburan Inggris.

Dua dekade setelah bubar, grup pop asal Inggris Mis-Teeq kembali menjadi sorotan setelah dua penampilan spektakuler di depan puluhan ribu penonton. Alesha Dixon, Su-Elise Nash, dan Sabrina Washington kini memberi sinyal bahwa musik baru mungkin akan segera lahir dari dapur rekaman mereka.
Penampilan terbaru Mis-Teeq berlangsung di Capital’s Summertime Ball di Stadion Wembley, Sabtu (6/6/2026), yang menjadi panggung terbesar mereka sepanjang karier. Sebelumnya, grup yang dikenal lewat hits Scandalous, All I Want, dan Why? ini mengejutkan publik saat tampil di final Britain’s Got Talent pada Mei lalu. Momen itu menjadi pertama kalinya dalam bertahun-tahun ketiga personel tampil bersama di layar kaca.
Dalam wawancara di belakang panggung Wembley, Su-Elise mengakui bahwa belum ada rencana konkret untuk merilis materi baru. “Tapi kadang hal-hal bisa berjalan seirama, dan kami mungkin akan mengikutinya,” ujarnya kepada The Sun. “Butuh waktu lebih dari 20 tahun untuk sampai ke titik ini.”
Menurut laporan yang sama, sumber industri menyebut Mis-Teeq telah menerima sejumlah tawaran lagu untuk dipertimbangkan. Meski demikian, belum ada pengumuman resmi mengenai proyek rekaman apa pun. Spekulasi tentang reuni permanen pun kian deras, terutama setelah antusiasme penonton terhadap penampilan mereka di Britain’s Got Talent.
Kembalinya Mis-Teeq ke panggung bukan hanya soal nostalgia. Alesha Dixon, yang kini berusia 47 tahun, tetap menjadi juri tetap di Britain’s Got Talent dan telah membangun karier solo yang sukses setelah grup bubar. Kesuksesannya di Strictly Come Dancing juga turut mendongkrak popularitasnya. Namun, reuni ini menunjukkan bahwa ikatan di antara ketiga personel masih kuat.
Su-Elise menambahkan bahwa penampilan di Britain’s Got Talent memiliki makna emosional mendalam baginya. “Itu adalah pertama kalinya putra saya, Blu, melihat saya tampil. Ada banyak perasaan dalam penampilan itu,” katanya. Alesha pun mengaku momen tersebut terasa surreal. “Kami sangat gugup, tapi dibuat merasa seperti di rumah sendiri.”
Pengaruh Mis-Teeq terhadap musik R&B dan garage-pop Inggris masih diakui hingga kini, lebih dari 20 tahun setelah mereka meraih kesuksesan pertama. Reuni ini juga bertepatan dengan meningkatnya minat terhadap karier televisi Alesha, yang menjadi salah satu wajah paling dikenal di layar kaca Inggris.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Mis-Teeq benar-benar merilis album baru, atau penampilan ini hanya sekadar nostalgia sesaat? Dengan industri musik yang terus berubah, keputusan mereka akan menjadi ujian apakah formula lama masih relevan di era streaming dan media sosial.



