Ant dan Dec Siapkan Format Live Baru untuk ITV, Incar Simulcast TV-MedSos
Baca dalam 60 detik
- Duo presenter Ant dan Dec tengah merancang format acara live baru untuk ITV yang menggabungkan siaran televisi dengan platform media sosial secara simultan.
- Selain proyek misterius tersebut, mereka baru saja mengumumkan serial 'Holey Moley', kompetisi golf mini ekstrem yang akan tayang dalam empat episode.
- Langkah ini menandai strategi ITV menjangkau audiens lintas generasi di tengah fragmentasi media, dengan Ant dan Dec sebagai ujung tombak hiburan keluarga.

Duo presenter paling populer di Inggris, Ant McPartlin dan Dec Donnelly, tengah menjajaki peluang meluncurkan format acara langsung baru untuk stasiun televisi ITV. Dalam pernyataan di ajang SXSW London, Dec mengungkapkan ambisi mereka untuk menciptakan tayangan yang bisa dinikmati secara bersamaan melalui layar kaca dan media sosial.
“Kami ingin segera meluncurkan sesuatu yang kami ciptakan sendiri. Saat ini kami bekerja erat dengan ITV,” ujar Dec. “Kami punya banyak gagasan dan merasa mungkin memiliki satu format live lagi. Kami ingin mengeksplorasi kemungkinan siaran simultan di televisi dan platform media sosial. Target kami sederhana: menjangkau semua orang sekaligus.”
Langkah ini menunjukkan pergeseran strategi ITV dalam mempertahankan relevansi di era digital. Dengan kebiasaan menonton yang kian terfragmentasi, simulcast TV dan media sosial menjadi cara efektif untuk menggaet pemirsa muda tanpa meninggalkan basis pemirsa tradisional. Ant dan Dec, yang sudah malang melintang membawakan acara seperti Britain's Got Talent, I'm A Celebrity...Get Me Out of Here!, dan Saturday Night Takeaway, menjadi aset berharga bagi ITV untuk menjembatani dua dunia tersebut.
Di luar proyek misterius tersebut, Ant dan Dec baru saja mengumumkan serial terbaru mereka, Holey Moley. Acara ini merupakan adaptasi dari format internasional yang mengombinasikan golf mini dengan rintangan raksasa dan elemen kompetisi penuh adrenalin. Dalam setiap episode, delapan pemain—baik profesional maupun amatir—akan bertarung memperebutkan golden putter, jaket kotak-kotak hijau, dan hadiah fantastis.
“Acara ini sangat cocok untuk kami. Murni kesenangan dan hiburan untuk seluruh keluarga dari awal hingga akhir,” kata Ant saat peluncuran April lalu. “Siapa pun yang mengenal kami tahu kami sangat menyukai golf, tapi Anda tidak perlu menjadi penggila golf untuk menikmatinya. Ada sesuatu untuk semua orang!” Dec menambahkan, “Holey Moley memadukan permainan dengan momen menghibur besar yang bisa dinikmati seluruh keluarga bersama. Ini epik, berani, dan penuh tawa.”
Katie Rawcliffe, Direktur Komisioning Hiburan, Realitas, dan Siang Hari ITV, menyambut antusias format baru tersebut. “Kami sangat gembira mengumumkan format hiburan baru yang dibawakan Ant dan Dec. Holey Moley sangat kompetitif dan menyenangkan, menjadikannya tontonan menarik bagi semua orang,” ujarnya. Charlie Irwin, Managing Director Talkback Thames—rumah produksi di balik acara ini—menyebutnya sebagai tayangan “besar, lucu, dan tanpa malu-malu menghibur.”
Bagi penonton Indonesia, langkah Ant dan Dec bisa menjadi cerminan bagaimana industri televisi global beradaptasi. Di dalam negeri, fenomena serupa mulai terlihat lewat program yang mengintegrasikan votting media sosial atau siaran langsung di platform digital. Namun, simulcast penuh antara TV dan media sosial masih jarang dilakukan. Jika berhasil, format Ant dan Dec bisa menjadi tolok ukur baru bagi stasiun televisi di Indonesia untuk merangkul audiens yang semakin mobile.
Pertanyaan besarnya: akankah format live baru ini mampu mempertahankan daya tarik Ant dan Dec yang sudah mapan, atau justru menjadi eksperimen yang terlalu ambisius? Dengan jadwal syuting Holey Moley yang sudah dimulai dan aplikasi peserta ditutup pada 15 Mei, publik tinggal menunggu gebrakan berikutnya dari duo yang satu ini.



