Chelsea Masuk Perburuan Bebas Transfer Remaja Wigan yang Juga Diburu Manchester City dan AC Milan
Baca dalam 60 detik
- Chelsea bergabung dengan Manchester City dan AC Milan dalam perebutan gelandang serang Wigan Athletic, Harrison Bettoni, yang berstatus bebas transfer.
- Remaja 18 tahun itu telah mencatatkan 27 penampilan senior musim ini dengan empat gol, menarik minat klub-klub besar Eropa berkat potensi jangka panjangnya.
- Kesepakatan tanpa biaya transfer membuat Bettoni menjadi target bernilai tinggi bagi klub yang ingin memperkuat akademi, meski Wigan berhak atas kompensasi pelatihan.

Chelsea dikabarkan tengah melakukan pembicaraan untuk mengamankan jasa gelandang serang muda Wigan Athletic, Harrison Bettoni, yang juga menjadi incaran Manchester City dan AC Milan. Pemain berusia 18 tahun itu tersedia secara gratis setelah kontraknya berakhir, memicu persaingan ketat di antara klub-klub elit Eropa.
Menurut jurnalis Pete O'Rourke, ketiga klub telah melakukan pendekatan awal kepada Bettoni, yang musim ini tampil impresif dengan empat gol dari 27 penampilan senior bersama Wigan di berbagai kompetisi. Meski belum menjadi nama besar, ketertarikan dari tiga raksasa benua menunjukkan bahwa para pemandu bakat melihatnya sebagai prospek dengan potensi signifikan.
Bagi Chelsea, langkah ini sejalan dengan strategi rekrutmen yang diterapkan sejak pengambilalihan oleh konsorsium BlueCo pada 2022. Klub asal London Barat itu kerap memburu pemain muda berbakat sebelum mereka menembus tim utama, dan Bettoni dianggap cocok dengan profil tersebut. Dengan Xabi Alonso yang akan menangani tim musim depan, perburuan pemain muda menjadi prioritas untuk membangun fondasi jangka panjang.
Keunggulan Bettoni sebagai agen bebas menjadi daya tarik tersendiri. Klub peminat tidak perlu membayar biaya transfer yang biasanya melekat pada pemain akademi berkualitas tinggi. Meskipun Wigan berhak atas kompensasi pelatihan sesuai regulasi FIFA, jumlahnya jauh lebih kecil dibandingkan nilai transfer pasar. Hal ini membuat Bettoni menjadi peluang pasar yang menguntungkan bagi klub yang ingin memperkuat jalur pengembangan pemain muda.
Persaingan dengan Manchester City, yang akademinya terkenal subur melahirkan talenta muda, menambah tensi perburuan ini. City sendiri akan ditangani Enzo Maresca musim depan, pelatih yang dikenal getol mempromosikan pemain muda. Sementara itu, keterlibatan AC Milan menunjukkan bahwa daya tarik Bettoni tidak terbatas di Inggris. Mantan pelatih Wigan menyebutnya sebagai pemain serang 'berkualitas', dan Southampton juga sempat dikaitkan, namun persaingan kini diprediksi semakin sengit.
Bagi Chelsea, merekrut Bettoni bukan sekadar investasi jangka pendek. Klub kemungkinan akan memasukkannya ke dalam struktur akademi sebelum naik ke tim utama. Dengan pendekatan yang sudah terbukti dalam mengorbitkan pemain muda seperti Reece James dan Mason Mount (sebelum hengkang), Chelsea berharap Bettoni bisa menjadi bagian dari generasi berikutnya. Namun, dengan minat dari klub sekelas City dan Milan, apakah Chelsea mampu memenangkan perlombaan ini? Ataukah Bettoni akan memilih jalur pengembangan yang lebih mapan di City atau Milan? Jawabannya akan terungkap dalam beberapa pekan mendatang.



