Gracie Abrams Puncaki Billboard 200: 'Ini Gila, Semua karena Kalian'
Baca dalam 60 detik
- Gracie Abrams mencatat album nomor satu pertamanya di Billboard 200 lewat 'Daughter From Hell' dengan penjualan 124.000 unit.
- Prestasi ini sekaligus meredam kritik julukan 'nepo baby' yang kerap dialamatkan karena latar belakang orang tuanya.
- Album tersebut juga menjadi ajang kolaborasi dengan kekasihnya, Paul Mescal, melalui lagu 'Imaginary Friend'.

Gracie Abrams akhirnya mencatat sejarah dengan album pertamanya yang sukses menduduki puncak Billboard 200, menandai babak baru dalam karier penyanyi yang kerap dibayangi kontroversi latar belakang keluarganya. Album Daughter From Hell terjual sebanyak 124.000 unit dalam pekan yang berakhir pada 23 Juli, menjadikannya pekan terbaik sang musisi dalam hal penjualan.
Sebelumnya, album studio keduanya, The Secret of Us (2024), hanya mampu mencapai posisi kedua di tangga lagu paling bergengsi di Amerika Serikat itu. Kini, dengan capaian ini, Abrams menjadi artis keenam sepanjang 2026 yang berhasil meraih album nomor satu pertamanya di Billboard 200, bergabung dengan Noah Kahan, Ella Langley, Megan Moroney, Don Toliver, dan Megadeth.
Reaksi Abrams tak lama setelah pengumuman tersebut langsung ia bagikan di Instagram Stories. Ia mengunggah tangkapan layar pengumuman Billboard seraya menulis, "Whoa, terima kasih banyak. Ini gila, dan semua karena kalian!! Terima kasih."
Meski prestasi ini mengesankan, Abrams tetap tak bisa lepas dari label "nepo baby" yang melekat karena orang tuanyaโsutradara J.J. Abrams dan produser Hollywood Katie McGrath. Dalam wawancara dengan The New York Times, ia mengakui hak istimewa yang dimilikinya. "Saya tumbuh tanpa takut soal keuangan, dan itu hal terbesar," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa ia "memahami" diskursus tersebut dan menganggapnya wajar.
Di sisi lain, kehidupan pribadi Abrams juga menarik perhatian publik. Ia menjalin hubungan dengan aktor Paul Mescal (Normal People, Hamnet). Keduanya bahkan berkolaborasi dalam lagu Imaginary Friend yang masuk dalam Daughter From Hell. Abrams mengaku tak ingin menyembunyikan identitas rekannya tersebut. "Saya selalu membayangkan skenario terburuk, jadi apa pun yang terjadi di luar itu terasa menyenangkan," katanya.
Fenomena "nepo baby" juga kerap menjadi perbincangan di Indonesia, terutama di industri hiburan Tanah Air. Banyak artis muda dengan latar belakang keluarga terkenal yang harus membuktikan kapasitasnya sendiri. Pencapaian Abrams bisa menjadi inspirasi bahwa bakat dan kerja keras tetap menjadi kunci, meski pintu masuk sudah terbuka lebar. Diๅฐๅฐผ, platform streaming seperti Spotify dan Apple Music mencatat peningkatan pemutaran album ini, menandakan basis penggemar lokal yang cukup besar.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Abrams mampu mempertahankan momentum ini di tengah persaingan industri musik yang ketat. Dengan album yang sudah menembus puncak, ia kini dihadapkan pada ekspektasi tinggi untuk karya selanjutnya. Namun, dengan dukungan penggemar dan kemampuannya meramu kisah pribadi ke dalam lagu, Abrams tampaknya siap melampaui bayang-bayang "nepo baby" yang selama ini mengikutinya.



